
Beberapa saat lagi akhir tahun sudah di depan mata, saatnya Anda mempersiapkan bisnis Anda menyambut 2022. Apa saja yang harus Anda siapkan agar bisnis Anda mampu menghadapi tahun berikutnya?
Dua tahun belakangan ini, kondisi pasar semakin curam. Perjalanan antar daerah melambat, namun ada pula berbagai bisnis yang menanjak. Bisnis seperti taksi online, layanan pesan antar makanan dan paket online, Google dan internet mengalami kenaikan.
Melihat fenomena ini, apa saja yang harus Anda siapkan agar bisnis Anda menyambut 2022 berjalan lancar dan stabil?
Berikut ulasannya.
1. Jadikan Pandemi Sebagai Pelajaran Berharga
Walaupun kurva pandemi semakin menurun, namun jika Anda tidak mengambil pelajaran dari pandemi yang telah berlalu maka itu merupakan hal yang ceroboh.
Karena kita semua sudah mengalami gelombang kedua. Gelombang ketiga memang sepertinya kecil kemungkinannya untuk terjadi, namun Anda tetap harus waspada.
Jadikan protokol dan prosedur selama pandemi kemarin sebagai acuan Anda dalam menjalankan bisnis. Baik untuk Anda, karyawan Anda, sampai pelanggan Anda. Berikan jaminan bahwa seluruh operasional bisnis Anda aman dan sehat.
Apabila ini Anda lakukan, maka kredibilitas bisnis Anda akan terjaga. Pelanggan dan klien Anda akan menganggap Anda serius dalam menjalankan bisnis yang sehat.
2. Teruskan Transformasi Ke Arah Digital
Sebelum tahun 2020 sudah banyak bisnis yang mulai memikirkan transformasi digital. Namun peristiwa yang mengguncang seluruh dunia kala itu membuat banyak mata terbuka.
Agar bisnis Anda menyambut 2022 berjalan baik maka tidak ada alasan lagi. Anda harus menyelesaikan dan meneruskan transformasi ke arah digital. Mulailah membiasakan diri menyimpan data berbasis cloud.
Ubah juga pola kerja Anda dan karyawan menggunakan basis digital. Seperti pengelolaan payroll, absensi dan lain sebagainya. Begitu pula layanan konsumen yang Anda miliki harus mulai bertransformasi ke digital.
Catat setiap pembelian, penjualan, dan transaksi menggunakan cloud yang dapat diakses kapan saja. Dengan begitu modal operasional Anda dapat lebih efisien.
Kenormalan baru adalah pembiasaan diri menggunakan teknologi digital. Berikan layanan pembayaran non-tunai kepada konsumen Anda. Semakin Anda dekat dengan dunia digital, bisnis Anda akan memiliki reputasi baik di mata konsumen Anda.
3. Saatnya Menjemput Pelanggan Anda
Menunggu pelanggan atau konsumen Anda untuk mendatangi bisnis Anda sudah menjadi kebiasaan usang. Kini, Anda harus mampu memberikan layanan sampai ke rumah mereka.
Tidak ada jalan lain selain menjajaki dunia e-commerce untuk mendekatkan diri Anda dengan pembeli. Kebiasaan selama dua tahun terakhir untuk berbelanja di rumah tidak dapat dipungkiri akan menjadi kebiasaan baru.
Bahkan jika kondisi pandemi sudah menurun dan menyentuh nol, namun sudah banyak yang merasa nyaman melakukan transaksi di rumah saja.
Melihat tren baru ini, sebaiknya Anda memikirkan ulang mengenai akan dibawa kemana alokasi modal Anda. Lebih bijak apabila Anda mengeluarkan modal untuk membangun website, reputasi media sosial dan video promosi.
Memperbaiki atau memperluas toko memang tidak ada salahnya. Akan tetapi, luasnya toko tidak pernah mampu menyamai luasnya jaringan internet. Karena itu, sudahkah Anda membenahi toko online dan e-commerce Anda?
4. Benahi Media Sosial Bisnis Anda
Melakukan posting secara rutin, menyapa pelanggan, dan mengadakan berbagai event di media sosial adalah kebiasaan baru yang perlu Anda lakukan.
Selama beberapa waktu belakangan, media sosial menaiki puncak dari aplikasi yang paling sering diakses. Bahkan yang baru saja terjadi, ketika Facebook mengalami gangguan banyak usaha yang panik.
Karena penggunaan media sosial yang semakin masif inilah maka Anda tidak bisa lagi memperlakukan media sosial seperti dulu lagi.
Apabila konten Anda masih biasa-biasa saja, maka segera buat konten yang luar biasa. Pelajari Social Media Marketing (SMM), niche apa yang sesuai dengan pasar Anda, serta konten apa yang disukai oleh pengikut Anda.
Karena jumlah pengikut yang banyak bukan jaminan penjualan yang baik. Namun seberapa banyak konversi dari pengikut menjadi pembeli yang harus Anda kejar.
5. Berpikir Global dan Bertindak Lokal
Pandemi yang kita alami mengajarkan betapa pentingnya untuk menjangkau pasar di luar zona nyaman bisnis Anda.
Anda dipaksa untuk menjangkau kondisi pasar yang sebelumnya mungkin belum pernah Anda jajaki. Bisnis Anda diuji mengenai apakah siap terjun ke dunia digital atau tidak.
Bisnis Anda juga diuji untuk mengubah pola kerja. Baik dari Anda sendiri sebagai pemilik sampai dengan pola pikir karyawan Anda.
Tetapi apakah harus sepenuhnya terjun ke dunia digital dan meninggalkan bangunan fisik? Jawabannya relatif.
Cara terbaik adalah Anda tetap menjejakkan bisnis Anda secara lokal, namun tetap berupaya menjangkau pasar global menggunakan internet.
Dengan begitu bisnis Anda mampu berjalan menggunakan dua kaki.
***
Kondisi dunia bisnis tahun 2022 memang menyimpan banyak tantangan. Patut diakui bahwa pandemi yang dialami mengubah pola bisnis di seluruh dunia.
Teruskan transformasi digital bisnis Anda, maksimalkan media sosial, lakukan jemput bola sampai ke rumah konsumen, dan berpikirlah secara global dengan tidak meninggalkan ciri khas lokal Anda.
Semoga segala persiapan bisnis Anda menyambut 2022 berjalan baik dan kesuksesan selalu menyertai Anda.
Sukses selalu!
