Mengapa Terjadi Tren Fintech Saat Ini?

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
tren fintech
Image by vectorpocket from Freepik

Belakangan ini banyak yang terjadi di seputar dunia keuangan dan teknologi. Salah satunya adalah tren fintech.

Fintech adalah idiom dari financial technology. Sebuah inovasi era modern di bidang keuangan.

Seiring dengan inovasi lembaga keuangan digital, kehadiran layanan keuangan berbasis teknologi membawa banyak angin segar untuk kegiatan ekonomi masyarakat. Tidak heran apabila tren fintech yang juga dialami oleh dunia secara umum pun memasuki Indonesia.

Inilah keuntungan yang bisa dimanfaatkan oleh Anda yang bergerak di bidang financial technology. Karena saat ini merupakan waktu yang tepat untuk terus melebarkan sayap menjangkau kebutuhan masyarakat Indonesia.

Alasan Mengapa Tren Fintech Terjadi

Ada beberapa alasan mengapa terjadi tren fintech di Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:

1. Kecepatan, Kemudahan dan Kepraktisan

Suka tidak suka, harus diakui bahwa saat ini adalah era yang serba cepat dilandasi oleh teknologi. Hampir seluruh sektor industri bisa dibilang sudah dimasuki oleh prinsip kecepatan, kemudahan dan kepraktisan.

Begitu pula dengan fintech. Tidak seperti lembaga keuangan lain yang konvensional, masyarakat yang bersentuhan dengan teknologi digital keuangan ini bisa mengakses dari mana saja di ujung jari.

Karena seluruh kebutuhan yang berkaitan dengan keuangan dapat dilakukan menggunakan gadget di genggaman. Kemudahan itu diikuti oleh kepraktisan. Masyarakat tidak perlu berkunjung langsung, mengisi berlembar-lembar formulir, dan kerepotan lainnya.

Hanya dengan aplikasi, koneksi internet, dan gadget, kebutuhan finansial apapun sudah dapat dipenuhi. Di dalamnya, semua orang dapat berinvestasi baik dalam bentuk emas, surat hutang, uang dan sebagainya untuk berbagai kebutuhan.

2. Mampu Menjangkau Kalangan Berbeda

Karena berbasis teknologi inilah, tren fintech menjadi cepat menyebar sampai ke pelosok. Mulai dari kalangan bawah, menengah, sampai menengah atas yang ada di desa atau kota dapat mengakses kebutuhan keuangan.

Berbagai kalangan pengusaha skala kecil sampai besar juga dengan mudah dapat dijangkau.

Kemampuan meraih daya jangkau maksimal inilah yang menjadi faktor pembeda utama antara fintech dengan lembaga keuangan konvensional. Sehingga banyak kalangan masyarakat yang membutuhkan layanan finansial dalam hitungan jam, bahkan menit beralih ke teknologi finansial digital.

3. Terjamin Keamanannya

Keamanan adalah hal penting apabila berkaitan dengan keuangan. Begitu pula dalam financial technology. Walaupun tidak memiliki bangunan fisik seperti layaknya lembaga keuangan dan perbankan konvensional, layanan keuangan berbasis teknologi tetap terjamin keamanannya.

Sebab kelegalannya bisa Anda cari melalui situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), atau situs Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Sehingga masyarakat dapat memeriksa apakah fintech yang mereka tuju sudah terdaftar resmi atau belum.

Seluruh perusahaan yang telah terdaftar pada OJK, sudah terjamin keamanannya dengan tingkat enkripsi yang baik. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data pribadi.

Berbagai Produk Fintech

Selain berbagai alasan di atas, financial technology juga mampu menjadi tren karena memiliki berbagai produk yang memiliki banyak manfaat bagi banyak orang.

Berikut diantaranya:

1. Pinjaman Modal Usaha

Inilah salah satu produk yang paling banyak diincar masyarakat. Kemudahan meminjam dana menjadi solusi cepat bagi siapa saja yang membutuhkan jasa keuangan.

Misalnya seseorang merupakan pemilik bisnis yang membutuhkan modal tambahan. Ia dapat mengajukan peminjaman dana. Angka uang pinjaman bisa bervariasi mulai dari ratusan ribu, jutaan, sampai hingga milyaran.

Pinjaman modal usaha ini yang membuat tren fintech semakin tersebar luas. Sebab proses mulai dari pengajuan sampai pencairan dapat dilakukan hanya dengan satu platform.

2. Peer-to-Peer Lending

Peer-to-peer lending adalah ibarat seseorang membantu pendanaan untuk orang lainnya. Hanya saja disini, yang menjadi investor dan penerima tidak saling mengenal. Namun kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.

Terutama bagi pendana yang ingin memutar uang dengan cepat dan praktis. Sistem pinjaman ini juga sangat membantu sektor UMKM Indonesia. Jadi, disini kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.

Imbal hasil bagi investor biasanya berada di angka memuaskan, begitu pula jumlah pinjaman yang didapatkan oleh pengusaha juga mampu membuat mereka terus berkembang.

3. Investasi Emas

Berinvestasi emas memang sudah dilakukan turun temurun. Namun di era modern ini, dapat dilakukan secara digital melalui financial technology.

Apa bedanya antara investasi emas konvensional dengan digital melalui fintech? Jika melalui teknologi keuangan digital, siapa saja bisa mulai berinvestasi bahkan dari nilai ribuan atau ratusan ribu rupiah. Tidak perlu menunggu modal terkumpul dahulu. Sebab nantinya tabungan emas ini akan terakumulasi dan bisa ditukarkan dengan emas sungguhan.

Baca juga: Prediksi Tren Bisnis dan Teknologi Tahun 2022

Perluas Jangkauan Fintech Anda

Apabila Anda saat ini bergerak di bidang financial technology, maka ada satu hal yang bisa Anda lakukan. Yaitu dengan terus mempromosikan platform Anda ke masyarakat luas. 

Salah satu cara efektif adalah melalui pemberian merchandise kepada nasabah-nasabah baru, atau bagi mereka yang beruntung pada saat event-event tertentu. Merchandise ini dapat diberikan layaknya giveaway, atau hadiah, atau juga sebagai tanda terima kasih kepada masyarakat yang sudah menaruh kepercayaan pada platform Anda.

Ada berbagai pilihan merchandise fintech yang bisa Anda pilih di Grade Cipta. Pemberian merchandise adalah cara promosi murah meriah namun efektif untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan biaya pemasaran dan produksi ekonomis.

Segera berkonsultasi bersama admin Grade Cipta untuk menemukan souvenir dan merchandise terbaik dari fintech Anda!

Leave a Reply