
Tahukah Anda bahwa untuk merebut perhatian orang lain Anda hanya memiliki waktu 50 milidetik agar mereka menengok brand Anda? Oleh karena itu penting sekali untuk membuat logo perusahaan yang menarik dan mudah diingat.
Logo yang Anda gunakan merupakan simbol dari apa yang sedang dan akan Anda lakukan. Desain yang Anda buat harus mampu memikat mata dengan cara yang menyenangkan. Bukan cuma unik semata, tapi juga harus mudah diingat.
Maka dari itu simak terus ulasan ini ya!
Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Logo Perusahaan
Supaya logo Anda mudah diingat sejak detik pertama orang melihatnya maka sangat penting untuk memperhatikan beberapa aspek penting. Bayangkan logo adalah ‘wajah’ Anda. Apa yang ditampilkan oleh ekspresi Anda akan menimbulkan kesan tertentu pada orang lain.
Dilansir dari QLP, mari simak beberapa faktor di bawah ini saat membuat desain logo untuk bisnis Anda:
1. Sejarah Perjalanan Bisnis
Sama seperti manusia, sebuah bisnis juga memiliki kisahnya sendiri. Cobalah lihat logo Kentucky Fried Chicken dengan gambar sang kolonel. Sosok inilah yang menjadi tonggak sejarah perjalanan jenama fast food ayam goreng tersebut sampai sekarang. Berkat racikan resep rahasianya, semua orang kini kenal dengan produk makanan renyah dan lezat ini.
Anda pun bisa membawa kisah sejarah Anda ke dalam logo Anda. Apakah itu tahun berdiri, warna dasar yang Anda gunakan sejak awal, atau karakter huruf, kata-kata dan apapun juga. Carilah yang dekat dengan kisah bisnis Anda kemudian coba untuk menjadikannya ke dalam komponen logo Anda.
2. Pemilihan Warna
Warna memberikan dampak psikologis tertentu kepada orang yang melihatnya. Warna yang Anda pilih dapat meningkatkan daya tarik brand Anda sebanyak 80%. Hanya dengan melihat kombinasi tertentu atau satu jenis saja, orang dapat ingat pada sebuah brand produk atau jasa.
Pikirkan kesan apa yang ingin orang lain tangkap saat melihat logo Anda? Misalnya Anda menjual produk untuk anak-anak, maka warna gelap cenderung kurang tepat untuk Anda pilih sebagai warna dasar. Sementara itu jika konsumen Anda adalah pria, maka warna-warna maskulin seperti hitam bisa jadi pilihan yang cocok.
Baca juga: Psikologi Warna untuk Bisnis Anda.
3. Jenis Font
Apabila Anda ingin mencantumkan tulisan pada logo Anda maka jenis font yang Anda pilih menjadi sangat krusial. Baik dari ukuran, jenis huruf, sampai seberapa tingkat kerapatan antar huruf. Semua aspek itu dapat menentukan apakah logo Anda cukup catchy atau tidak.
Demi kemudahan untuk dibaca, sebaiknya Anda gunakan ukuran huruf 10 atau lebih tinggi pada logo Anda. Jangan biarkan konsumen Anda harus membaca logo menggunakan kaca pembesar!
Pastikan mudah dibaca, tapi juga hindari bentuk atau tulisan yang membosankan. Contoh brand besar yang berhasil membuat logo dalam bentuk huruf antara lain BMW, Adidas, ESPN, dan banyak lagi.
Baca juga: Jenis Font Terbaik untuk Pulpen Promosi.
4. Seimbang dan Proporsional
Semakin simetris logo yang Anda buat maka semakin baik untuk ditangkap oleh mata. Buatlah sebuah desain yang seimbang, karena otak manusia senang dengan keseimbangan.
Cara mudah untuk menemukan keseimbangan antara lain dengan mencari bagian tengah dari desain Anda. Setelah itu buat salinan yang sama pada sisi sebelahnya. Anggap saja Anda sedang menggambar sayap kupu-kupu. Begitu Anda menemukan titik keseimbangan itu, barulah berkreasi pada bentuk, ukuran, dan warna.
5. Tren Terkini
Bayangkan desain bisnis Anda itu akan tercetak di banyak sekali media. Mulai dari kaos, mug, topi, bahkan dapat pula viral di TikTok atau sosmed lainnya! Jika sudah sampai ke tahap ini maka yang Anda lakukan bukan lagi promosi, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen Anda.
Tetapi untuk mencapai ke tahap itu Anda perlu mendekatkan diri pada berbagai tren terkini. Contoh kasusnya ketika Netflix mengamati bahwa kebanyakan konsumen mereka menikmati tayangan melalui handphone. Saat itu jenama streaming ini menyadari untuk mengubah bentuk logo mereka agar dapat tayang dengan maksimal pada layar smartphone, tablet, sampai dengan laptop.
Anda juga dapat mengubah logo Anda agar lebih sesuai dengan vibes konsumen Anda yang berusia lebih muda. Akan tetapi pastikan Anda sudah memastikan jika dengan perubahan tersebut Anda tidak akan kehilangan pelanggan setia Anda. Berubah mengikuti zaman itu perlu, tetapi jangan sampai terlalu jauh hingga orang tidak mampu lagi mengenali Anda.
Kesimpulan
Bayangkan logo Anda tersebar ke berbagai tempat dan media. Baik dari bentuk konvensional seperti baliho, sampai dengan souvenir yang dibawa pulang oleh konsumen.
Pertimbangkan ukuran yang tepat agar desain yang Anda buat dapat dicantumkan pada berbagai media berbeda sekaligus mudah dilihat. Jadi, logo seperti apa yang akan Anda buat?
