
Ada beberapa trik marketing cantik supaya bisnis makin laku. Bisnis Anda seolah tidak melakukan pemasaran namun sesungguhnya di dalamnya tersimpan permainan marketing yang cantik.
Ingin tahu lebih lanjut?
Dalam dunia bisnis ada beberapa trik marketing cantik yang bisa Anda lakukan. Dengan melakukan ini, bisnis Anda akan menjadi sebuah bisnis yang dibekali metode pemasaran mumpuni.
Ditambah lagi di masa pasca pandemi dimana Anda ingin bisnis Anda kembali bersinar. Berikut beberapa diantaranya:
1. Melakukan Cross atau Up Selling
Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan cross selling atau up selling. Disini Anda melakukan persilangan dengan produk lain. Namun Anda juga menaikkan keuntungan dari salah satu item.
Contohnya saja Anda berjualan bakso. Harga bakso yang Anda jual adalah Rp5,000 sementara di pasaran harga umum adalah Rp,10,000. Disini Anda seolah mendiskon produk Anda.
Tetapi harga minuman yang Anda jual juga Rp5,000. Anggap saja yang Anda jual adalah es teh. Jika dihitung harga modal, maka dengan menetapkan harga es teh sebesar lima ribu rupiah, Anda sudah mendapatkan margin yang cukup besar.
Jadi disini, harga bakso boleh lima ribu. Begitu pula harga minuman tetap Rp5,000.
2. Membundling Produk dengan Harga Mahal
Trik marketing cantik berikutnya adalah Anda dapat melakukan metode bundling. Dalam trik marketing ini Anda menjual satu produk atau item yang mahal ditambahkan dengan produk berharga biasa.
Contohnya, Anda menjual sepatu seharga Rp1,000,000. Disini harga sepatu mahal bukan? Namun Anda bukan sekedar menjual sepatu. Anda tambahkan pula kaos kaki dan handuk.
Dari ketiga produk tersebut Anda berikan paket bundling berupa sepatu beserta kaos kaki dan handuk dengan harga Rp1,150,000.
Paket bundling dapat Anda lakukan untuk produk atau jasa apapun. Selama tidak mengganggu biaya modal dan masih mendapatkan margin, trik bundling dapat menjadi pilihan tepat.
3. Berikan Efek FOMO
FOMO atau Fear Of Missing Out sangat efektif untuk memasarkan bisnis Anda. Anda berikan rasa urgensi kepada calon pembeli.
FOMO dapat Anda gabungkan ke dalam teknik bundling yang sebelumnya kita bahas bersama. Jadi jika Anda menjual sepatu + handuk + kaos kaki seharga Rp1,150,000, Anda tambahkan gratis ongkir hanya sampai tanggal tertentu.
Misalnya “Harga ini berlaku sampai dengan tanggal….”, “Dapatkan gratis ongkir dengan harga yang sama hanya sampai dengan….”, “Dapatkan gratis souvenir dan merchandise setiap pembelian paket ini hanya sampai tanggal….” dan lain sebagainya.
Anda juga dapat memberikan iklan sederhana di sosmed dengan mengumumkan “Senin harga naik.” Semakin sempit jangka waktu yang dimiliki maka akan semakin meningkatkan dampak FOMO.
Jika Anda akan menjual sesuatu dan menerapkan FOMO, kalimat seperti apa yang akan Anda berikan demi memikat calon pembeli?
4. Memata-Matai Pesaing Anda
Menjadi mata-mata bukan sekedar pekerjaan James Bond saja. Karena Anda pun dapat menjadi mata-mata demi kemajuan bisnis Anda. Tenang, Anda tidak perlu gadget atau mobil spionase canggih untuk melakukannya.
Karena Anda cukup mengamati bagaimana kelebihan dan kelemahan pesaing Anda. Caranya pun mudah. Saat ini hampir setiap jenis bisnis memiliki media sosial. Anda dapat amati bagaimana cara mereka memasarkan produk atau jasanya.
Bahkan jika memungkinkan Anda dapat menjadi konsumen produk pesaing Anda. Maka Anda akan lebih jelas mendapatkan gambaran seperti apa keunggulan atau kelemahan bisnis Anda dibanding mereka.
Anda juga dapat mempelajari apa saja hal yang mampu membedakan antara produk Anda dengan pesaing Anda.
Namun ingat, pesaing Anda pun dapat memata-matai Anda juga. Karena itulah riset pasar dan pesaing menjadi penting. Agar Anda dapat mengambil hati calon pembeli dari para pesaing.
- Jadilah Berbeda
Di era bisnis yang serba cepat saat ini, maka menjadi yang terbaik bukan lagi yang utama. Eits, jangan salah sangka dahulu. Bukan berarti Anda tidak lagi memberikan yang terbaik bagi pelanggan Anda lho!
Anda tetap harus membangun bisnis sesuai standar yang ada. Buatlah sebaik mungkin karena konsumen akan selalu memperhatikan kualitas.
Tetapi pertanyaannya, setelah Anda membuat sebuah produk atau jasa yang berkualitas maka apa langkah berikutnya?
Disinilah ciri khas menjadi penting. Semakin Anda berbeda maka kemungkinan untuk dilirik semakin besar. Bayangkan Anda sedang berjualan kopi, namun yang Anda lawan adalah Starbucks.
Jika modal Anda tidak mencukupi maka akan sia-sia berupaya mengalahkan mereka. Anda hanya akan menemui tembok besar.
Maka dari itu Anda harus mencari sesuatu yang dapat Anda tonjolkan. Misalnya Anda menjual kopi khas Indonesia khusus take away. Anda juga bisa mengubah cara penyajian. Contohnya saja seragam barista di kedai kopi Anda semuanya berwarna biru.
Pembeda dapat dari mana saja. Semakin unik faktor pembeda yang Anda miliki, maka semakin besar kemungkinan untuk bersaing di dunia bisnis.
Bayangkan ada segerombolan sapi di peternakan. Tentu mata Anda akan tertuju pada seekor sapi yang memiliki warna ungu bukan?
***
Dunia bisnis membutuhkan ide-ide kreatif dan segar. Lakukanlah trik marketing cantik agar bisnis Anda semakin ciamik!
