
Merchandise branding adalah salah satu cara untuk membangun identitas dan citra merek Anda di mata target pasar Anda. Anda bisa membuat target pasar Anda mengenal, mengingat, menyukai, dan merekomendasikan merek Anda kepada orang lain.
Merchandise branding juga bisa membantu Anda meningkatkan penjualan dan keuntungan Anda. Sebab target pasar Anda akan lebih cenderung membeli produk atau jasa yang berasal dari merek yang mereka kenal dan percaya. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda perlu memilih merchandise branding yang tepat sasaran.
Bagaimana caranya? Ikuti tips mudah berikut ini yang dibuat oleh Grade Cipta atau Grade Souvenir, spesialis merchandise berkualitas dan profesional di Indonesia.
Cara Memilih Merchandise Branding yang Tepat Sasaran
Merchandise branding adalah produk atau barang yang Anda gunakan untuk mempromosikan merek Anda kepada target pasar Anda. Bentuknya bisa berupa kaos, topi, tas, gelas, pin, stiker, atau apapun yang bisa mencerminkan identitas dan citra merek Anda.
Usahakan agar tepat sasaran dan sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, harapan, dan preferensi target pasar Anda.
Berikut adalah 5 cara memilih branding menggunakan merchandise yang tepat sasaran:
1. Tentukan Tujuan Branding Anda
Apa yang ingin Anda capai? Apakah Anda ingin meningkatkan kesadaran merek, membangun loyalitas pelanggan, mendorong penjualan, atau tujuan lainnya? Tujuan branding Anda akan menentukan jenis dan desain merchandise yang Anda pilih.

2. Kenali Target Pasar Anda
Siapa audiens atau pelanggan potensial Anda? Apa usia, gender, lokasi, minat, perilaku, dan preferensi mereka? Target pasar Anda akan menentukan cara Anda menyesuaikan merchandise dengan kebutuhan dan harapan mereka.

3. Pilih Jenis Merchandise yang Sesuai
Ada banyak jenis merchandise yang bisa Anda gunakan untuk branding. Misalnya kaos, topi, tas, gelas, pin, stiker, dan lain sebagainya. Pilihlah jenis merchandise yang relevan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
Perhatikan juga apakah sesuai dengan anggaran dan sumber daya yang Anda miliki, dan mampu menarik perhatian dan minat target pasar Anda.

4. Desain Menarik dan Unik
Pastikan bahwa saat akan melakukan branding, merchandise yang Anda pilih mampu memperkuat identitas dan citra merek Anda. Oleh karena itu, desainlah merchandise yang mencerminkan visi, misi, nilai, dan kepribadian merek Anda.
Gunakan warna, logo, slogan, gambar, atau elemen lain yang konsisten dengan identitas merek Anda. Buatlah desain yang kreatif dan unik agar berbeda dari kompetitor Anda.

5. Ukur Efektivitas dan ROI
Setelah Anda membuat dan mendistribusikan merchandise kepada target pasar Anda, Anda perlu mengukur seberapa efektif strategi Anda dalam mencapai tujuan branding Anda.
Ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan. Contohnya survei, feedback, testimoni, analisis data, dan banyak lagi. Dengan memperhatikan data yang ada Anda bisa mengetahui seberapa banyak orang yang melihat, menyukai, menggunakan, atau merekomendasikan merchandise Anda.
Anda juga bisa menghitung berapa banyak penjualan atau keuntungan yang dihasilkan dari langkah branding yang Anda lakukan.

Contoh Brand yang Melakukan Hal Sama
Sudah ada banyak perusahaan yang melakukan langkah branding memanfaatkan merchandise. Contoh di bawah ini semoga dapat menginspirasi Anda:
Apple
Perusahaan teknologi yang melakukan branding melalui aksesoris. Sebut saja earphone, charger, casing, dan banyak lagi yang dilengkapi dengan logo apel tergigit yang ikonik. Brand ini ingin menunjukkan gaya hidup modern dan eksklusif yang diinginkan oleh banyak orang.
Nike
Lewat pakaian, sepatu, tas, jam tangan, dan aksesoris lain yang digunakan oleh banyak atlet profesional dan selebriti, Nike menunjukkan semangat dan prestasi dalam bidang olahraga dan kesehatan.
Starbucks
Perusahaan kopi ini melakukannya melalui gelas, tumblr, dan mug. Semuanya bisa dibeli oleh pelanggan di toko-tokonya. Merchandise yang dibuat menunjukkan pengalaman dan emosi dalam menikmati kopi dan suasana coffee shop.
McDonald’s
Restoran fast food yang banyak meluncurkan merchandise berupa mainan, topi, kaos sebagai hadiah atau bonus kepada pelanggan. McDonald’s juga menggunakan logo huruf M berwarna kuning yang sangat familiar. McDonald’s ingin menunjukkan keceriaan dan kegembiraan dalam menyantap makanan lezat dan murah.
Coca-Cola
Perusahaan minuman yang melakukan branding berupa botol, kaleng, gelas yang didesain dengan warna merah dan putih khas. Branding Coca-Cola menunjukkan kesegaran dan kebahagiaan saat meneguk minuman yang disukai.
Semoga 5 cara memilih merchandise branding yang tepat sasaran ini bermanfaat bagi Anda.
Jika Anda ingin membuat merchandise yang kreatif dan unik, Anda bisa menghubungi Grade Cipta. Pakar merchandise terbaik dan terpercaya di Indonesia. Grade Cipta akan membantu Anda menemukan merchandise yang mencerminkan visi, misi, nilai, dan kepribadian merek Anda.
Segera hubungi Grade Cipta sekarang juga dan dapatkan penawaran menarik di sini!
