
Saat berbisnis Anda mungkin mempertimbangkan untuk menjual barang dan jasa dengan cara offline atau online. Pertanyaannya, bagaimana memasang harga di marketplace yang tepat untuk menjangkau pembeli daring?
Menjual barang atau jasa di marketplace dibandingkan face-to-face bisa jadi berbeda. Ada beberapa hal krusial yang perlu dipertimbangkan.
Penjualan secara online adalah cara yang tepat untuk mendongkrak pemasukan. Apalagi menurut sebuah data, total jumlah pengunjung di sebuah marketplace berwarna hijau pada tahun 2021 saja mencapai 147.7 juta visitors! Maka dari itu penentuan harga memegang peranan penting agar banyak orang yang membeli dari toko Anda.
Yuk simak apa saja yang perlu diperhatikan saat memasang harga di marketplace dilansir dari ukmindonesia berikut ini:
1. Kalkulasi Biaya Produksi
Biaya produksi merupakan hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memasang harga di marketplace. Terlebih lagi apabila produk yang Anda jual merupakan barang yang Anda produksi sendiri.
Anda perlu pertimbangkan biaya bahan, alat, ongkos tenaga kerja, harga sewa (apabila tempat produksi berada di luar rumah) dan lain sebagainya. Gunakan pembukuan yang baik agar seluruh rincian biaya produksi bisa Anda ketahui.
Tetapi jika proses produksi dilakukan oleh orang lain dan Anda hanya bertindak seperti dropshipper, distributor atau reseller, maka komponen biaya produksi tidak perlu Anda hitung.
2. Menghitung Margin Keuntungan Saat Memasang Harga di Marketplace
Apabila biaya modal untuk produksi sudah Anda temukan, langkah berikutnya adalah Anda tambahkan komponen margin keuntungan yang Anda harapkan. Agar lebih mudah, gunakan acuan dalam hitungan persentase, misalnya mulai dari 5%, 10%, 15%, 20% dan seterusnya.
Margin yang lebih tinggi bisa Anda terapkan apabila kompetitor Anda tidak terlalu banyak. Lebih baik Anda menetapkan margin yang tidak terlalu besar agar konsumen Anda tetap betah berbelanja di toko online Anda. Di sisi lain jika Anda sangat percaya diri dengan fitur produk yang Anda miliki, tidak ada salahnya untuk menetapkan margin tinggi.
Semua kembali kepada pertimbangan Anda.
3. Riset Harga yang Ada
Langkah berikutnya yang penting Anda lakukan sebelum memasang harga di marketplace adalah melakukan riset. Pelajari berapa harga yang dicantumkan oleh pesaing Anda pada produk atau jasa yang sama di marketplace dan toko online di dalam website pesaing.
Anda juga bisa memanfaatkan fitur di marketplace yang dapat memberikan rekomendasi harga untuk produk Anda. Akan tetapi semua kembali kepada diri Anda.
Jika Anda ingin memasang harga di bawah harga pasar, itu tidak mengapa asalkan Anda tetap mendapatkan margin yang masuk akal. Di sisi lain jika Anda ingin menerapkan harga di atas harga pasaran juga tidak ada yang melarang asalkan fitur dan manfaat yang Anda berikan bisa lebih baik dibanding kompetitor Anda.
4. Tunjukkan Keunikan Barang atau Jasa Anda
Tidak selamanya konsumen hanya ingin mencari barang atau jasa paling murah. Sebab jika Anda bisa menunjukkan keunikan yang tidak dimiliki oleh pesaing Anda, maka konsumen akan tetap melirik Anda.
Ini berlaku di marketplace yang menjual barang maupun jasa. Contoh mudah bisa Anda lihat dari produk smartphone Samsung atau iPhone. Kedua brand ini memang bersaing ketat, namun keduanya sama-sama ada di puncak klasemen produk gadget.
Bagi pengguna sistem operasi android, banyak orang yang akan lebih memilih Samsung walaupun harganya lebih mahal. Hal ini karena pertimbangan kualitas dan layanan purna jual serta sistem Samsung yang sudah terbangun ekosistemnya sedemikian rupa dibandingkan brand android lain.
Sementara untuk mereka yang ingin sistem operasi dari Apple karena pertimbangan akan keamanan, kualitas tangkapan kamera dan sistem keseluruhan yang ditawarkan perusahaan milik mendiang Steve Jobs, mereka akan memilih iPhone.
Anda bisa mengambil kedua brand ini sebagai contoh kasus. Jadi, keunikan seperti apa yang Anda miliki?
5. Pertimbangkan Biaya Lain-Lain Saat Memasang Harga di Marketplace
Marketplace ibarat etalase ‘milik’ orang lain yang Anda sewa untuk menjajakan brand Anda. Karena itu tidak heran jika diperlukan biaya untuk ‘sewa lapak’ seperti layaknya Anda berjualan di pasar konvensional.
Ada berbagai biaya administrasi berbeda sesuai kebijakan masing-masing marketplace. Ada yang menerapkan 1.6% dari setiap produk terjual dari toko yang sudah meraih reputasi atau minimal penjualan dalam jumlah tertentu. Sementara semakin naik reputasi toko, ada kemungkinan biaya administrasi pun akan bertambah menjadi 2% untuk setiap produk.
Sebagai ilustrasi, Anda menjual produk di marketplace keranjang kuning dengan biaya admin 1.6% dari harga produk Anda. Apabila Anda memasang harga di marketplace dengan harga jual awal di angka Rp15,000.-, maka harga finalnya adalah:
Harga awal + (Biaya admin x Harga awal) = Rp15,000 + (1.6% x Rp15,000)
= Rp15,000 + Rp240
= Rp15,240 yang bisa Anda bulatkan menjadi Rp15,300.-
Ilustrasi di atas hanyalah sebagai gambaran saja, karena marketplace juga bisa menerapkan biaya tambahan apabila Anda menerapkan program layanan gratis ongkir atau fitur lain.
6. Pikat Konsumen dengan Merchandise
Agar konsumen Anda selalu terpikat dengan produk Anda, maka tambahkanlah berbagai merchandise untuk mereka. Tenang, aneka item ini tidak memakan biaya besar kok!
Sebut saja Anda mengemas produk Anda di dalam sebuah box dengan desain menarik yang bisa digunakan kembali oleh konsumen untuk berbagai keperluan. Pilihan lain, Anda mengemas produk ke dalam tote bag keren yang berlogo brand Anda. Tote bag ini nantinya bisa digunakan sebagai perkakas belanja dan pengganti kantong plastik oleh konsumen.
Ada banyak sekali pilihan merchandise yang bisa Anda pilih untuk menarik hati calon konsumen Anda! Pastikan untuk memesan merchandise dari produsen barang promosi terpercaya!
Dengan merchandise, Anda akan memikat hati konsumen sekaligus mempromosikan brand Anda dalam jangka panjang!
Itulah beberapa tips sederhana bagaimana memasang harga di marketplace. Jangan lewatkan peluang yang ada untuk menjangkau pembeli secara online. Yuk lakukan berbagai tips ini dan tambahkan merchandise agar penjualan Anda semakin meningkat!
