Simak Pedoman Desain T-Shirt Ini Agar Hasilnya Maksimal

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
Image by Grade Cipta

 

Halo brand manager dan pemilik bisnis dimanapun berada! Apakah Anda ingin mencetak t-shirt, jersey, atau seragam kaos untuk karyawan Anda? Jika ya, mungkin Anda bingung bagaimana pedoman desain t-shirt agar hasilnya maksimal. Tentu Anda tidak ingin jika gambar yang ada terlalu besar atau justru terlalu kecil.

Anda dapat berkonsultasi pada Grade Cipta sebagai penyedia jasa merchandise profesional. Namun jika Anda penasaran bagaimana menentukan peletakan gambar serta teknik printing pada t-shirt, maka simak ulasan berikut ini.

 

Di Sebelah Manakah Gambar Sebaiknya Diletakkan?

Pertanyaan pertama yang seringkali membuat bingung adalah dimana sebaiknya gambar diletakkan? Apakah di depan, belakang atau bagian lain?

Sejatinya tidak ada jawaban salah atau benar karena semua kembali kepada preferensi Anda. Tetapi jika Anda ingin mendapatkan gambaran lebih jauh, ada beberapa pedoman ukuran gambar dan letaknya agar hasil kaos Anda semakin keren.

 

1. Full Front

Pilihan pertama untuk meletakkan gambar desain adalah pada bagian depan dan memenuhi seluruh bagian dada. Contoh t-shirt yang paling sering menggunakan peletakan gambar secara full front adalah kaos band. Namun bisa juga Anda gunakan untuk menonjolkan nama perusahaan atau bisnis Anda.

 

2. Full Back

Jika sebelumnya gambar yang dicetak sepenuhnya berada di bagian depan, Anda juga bisa meletakkan gambar sepenuhnya pada bagian punggung atau belakang. Inspirasi paling mudah adalah jersey klub sepakbola yang mencetak nama dan nomor punggung dengan jelas pada bagian belakang.

Anda dapat mengadaptasi konsep ini dengan mencetak tulisan menarik dengan font berukuran besar di bagian belakang yang mudah dilihat siapa saja.

 

3. Top Back

Masih di bagian belakang baju, Anda juga dapat mengkreasikan penempatan gambar pada bagian atas belakang. Lokasinya dekat di bawah leher dengan panjang mendekati bahu kiri sampai bahu kanan.

 

4. Melintasi Bagian Dada

Masih ingat dengan t-shirt dari sebuah drakor dengan tulisan “mentor” di bagian depan dada? Nah konsep seperti ini dapat Anda gunakan juga untuk mencetak nama brand atau apapun yang mencerminkan brand Anda. ‘

 

5. Berukuran Serupa Saku

Sebuah kaos mungkin tidak dilengkapi saku. Namun bagian yang biasanya dijadikan saku ini dapat Anda gunakan sebagai bidang gambar untuk mencetak desain. Biasanya yang sering menggunakan pedoman ukuran gambar t-shirt seperti ini adalah bisnis fast food, cafe, coffee shop atau toko retail.

Cetakan gambar atau logo di bagian dada kanan atau kiri dapat menunjukkan identitas bisnis Anda. Konsumen juga mudah mengenali staf dan karyawan Anda dengan berpedoman pada desain yang tercetak kecil namun mudah dilihat ini.

 

6. Di Bagian Lengan Pendek

Jika logo Anda kecil, Anda dapat meletakkannya pada bagian lengan pendek daripada di bagian depan. Penempatan ini cukup unik dan eye catchy. Bagian depan dan belakang t-shirt seolah polos namun jika dilihat dari samping identitas brand Anda dapat terlihat jelas.

 

7. Mencetak di Bagian Lengan Panjang

Pedoman ukuran gambar t-shirt berikutnya dapat Anda letakkan masih di bagian lengan. Hanya saja kali ini pada kaos berlengan panjang. Dengan menggunakan t-shirt seperti ini, karyawan Anda akan terlihat kekinian dan trendy. Selain itu gambat atau tulisan yang tercetak dapat lebih luas dan panjang.

 

 

Berapa Jenis Warna yang Sebaiknya Digunakan?

Hal berikutnya yang perlu Anda perhatikan saat mencetak gambar pada t-shirt adalah jumlah warna yang akan Anda gunakan. Selain mempengaruhi harga, penggunaan warna yang tepat juga berdampak pada hasil akhir dan teknik printing.

 

1. Satu Warna Saja? Gunakan Cara Screen Printing

Jika Anda hanya menggunakan satu warna saja, biasanya harga yang dikenakan sudah termasuk dengan printing satu tinta gratis. Cara mencetaknya menggunakan screen printing atau heat transfer ke atas kaos. Pastikan warna dasar dengan warna tulisan atau logo kontras.

Contohnya, jika Anda akan mencetak di atas t-shirt gelap, gunakan warna seperti putih, lavender atau biru langit. Sebaliknya jika kaos berwarna terang, gunakan warna gelap seperti hitam, navy atau marun.

 

2. Full Color Printing untuk Banyak Warna

Teknik full color printing memberikan Anda pilihan warna tinta tidak terbatas untuk dicetak di atas t-shirt Anda. Namun tenang, biaya tetap ekonomis jika Anda mencetak dalam jumlah besar. Cocok sekali untuk karyawan, siswa sekolah, atau perusahaan skala besar.

 

3. Ingin Lebih Bertekstur? Gunakan Teknik Bordir

Jika Anda ingin menggunakan metode selain penggunaan tinta, Anda dapat menggunakan teknik bordir. Teknik ini memungkinkan untuk membuat desain yang bertekstur. Cara ini cocok untuk berbagai jenis kaos, jaket sampai topi.

 

Kesimpulan

Beberapa saran pada ulasan ini dapat Anda jadikan pedoman saat akan mencetak desain pada kaos. Namun kembali lagi, semua bergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda. Peletakan gambar pada brand A mungkin dapat berbeda pada brand B.

Pastikan untuk berkonsultasi bersama Grade Cipta untuk mendapatkan rancangan dan peletakan gambar desain kaos terbaik.

 

 

Leave a Reply