Permainan Tradisional Indonesia yang Tak Kalah Seru Dari Squid Game

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:6 mins read
Image from Noname

 

Belakangan ini serial Squid Game dari negeri ginseng sedang booming. Serial ini mengambil tema permainan tradisional anak-anak di Korsel. Namun ternyata Indonesia juga punya banyak sekali permainan tradisional seru! 

Tenang…. Tidak ada yang tersakiti di dalam permainan-permainan ini. Justru ada banyak sekali filosofi yang dapat kamu ambil. Mulai dari tata cara hidup hemat sampai dengan kebersamaan. 

Apa saja permainan tradisional Indonesia yang seru dan banyak nilai di dalamnya? Berikut ulasannya.

 

1. Engklek yang Mirip dengan Squid Game

Engklek adalah permainan yang medianya mirip dengan Squid Game. Kamu harus bermain di tanah yang lapang dan datar. Kemudian kamu gambar bentuk kotak-kotak di atas tanah.

Apabila kamu bermain di atas tanah semen atau lantai, kamu dapat menggambar kotak-kotak mengunakan kapur. Namun jika kamu bermain di atas tanah berpasir, kamu cukup menggambar kotak-kotak menggunakan ranting. 

Filosofi engklek adalah kamu harus bekerja keras dalam meraih sesuatu. Ketika kamu sedang ingin mencapai sesuatu, ada upaya keras yang harus kamu lakukan. Tetapi saat berupaya mencapainya ada aturan-aturan yang harus kamu patuhi. 

 

2. Congklak

Permainan tradisional yang tak kalah seru dari Squid Game adalah congklak. Congklak menggunakan media berupa papan yang berlubang seperti mangkuk, dan biji-bijian. 

Lubang di sisi paling kanan dan kiri adalah lumbung untuk mengumpulkan biji-bijian. Pihak yang mengumpulkan biji paling banyak adalah pemenangnya. 

Ternyata permainan yang terlihat sederhana ini menyimpan banyak nilai filosofi kehidupan. Salah satunya adalah kamu tidak boleh serakah di dalam hidup ini. Kamu juga harus pandai-pandai menabung untuk mempersiapkan langkah ke depan. 

Ketika bermain congklak juga kamu diajarkan mengenai kesediaan berbagi. Ketika bermain congklak kamu juga belajar untuk menghargai hari yang kamu miliki. Karena pada dasarnya semua orang memiliki jumlah hari dan waktu yang sama. 

 

3. Permainan Gobak Sodor

Permainan yang dulu banyak dimainkan oleh anak-anak adalah gobak sodor. Permainan ini juga sering disebut sebagai galasin atau galah asin. Permainan beregu ini seringkali dimainkan oleh anak laki-laki. 

Dalam memainkan gobak sodor, kamu perlu lapangan yang cukup luas untuk dua tim. Tim yang satu akan berupaya mencegah lolosnya pihak dari tim lawan. Sementara tim berikutnya memiliki misi untuk melewati hadangan tersebut. 

Permainan gobak sodor melatih kerja sama tim. Tidak boleh ada yang egois saat memainkan permainan ini. Karena tujuan terbesar adalah bagaimana caranya agar tim dapat lolos atau bertahan. 

Gobak sodor juga mengajarkan nilai kepemimpinan dan kepatuhan pada kesepakatan yang telah dibuat. Selain itu kamu juga akan belajar bahwa peluang selalu ada. Apabila satu jalan tertutup maka akan selalu ada jalan lain selama kamu berusaha. 

 

4. Petak Umpet yang Lebih Dalam Nilainya dari Squid Game

Jika kamu pernah memainkan petak umpet, maka secara tidak langsung kamu telah belajar mengenai kehidupan dan kematian. Wah, bagaimana mungkin dari permainan sederhana ini ternyata terkandung nilai yang sangat dalam? 

Dalam permainan ini ada seseorang yang bertugas ”jaga”. Nantinya ia akan menghitung dan mencari kawan yang bersembunyi. Terlihat sederhana bukan?

Namun di balik kesederhanaan itu tersimpan filosofi mengenai kematian. Jadi, pemain yang bersembunyi diibaratkan sebagai manusia yang sedang menjalani kehidupannya. Namun ketika si pemain yang bertugas sebagai “penjaga” menemukan mereka, maka hal itu ibarat si pemain yang ditemukan telah “dijemput” oleh kematian. 

Setelah mereka “ditemukan” maka pemain dapat beristirahat. 

Nilai filosofi yang dalam ini mengajarkan kita agar kita tidak sombong dan selalu ingat bahwa pada suatu saat, kematian akan datang menghampiri. 

 

5. Permainan Lompat Tali

Permainan lompat tali adalah jenis permainan tradisional yang juga memiliki makna mendalam. Permainan ini cenderung dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini membutuhkan alat sederhana berupa tali yang biasanya terbuat dari karet gelang yang disatukan menjadi tali. 

Dibutuhkan dua orang untuk memegang masing-masing ujung tali. Kemudian ada pemain yang harus melompati tali dengan langkah sedemikian rupa. Setiap kali berhasil melompati tali dengan ketinggian tertentu maka tali akan bertambah tinggi. 

Ternyata dibalik permainan lompat tali ini tersimpan pesan untuk terus menerus berupaya dan bekerja keras. Karena setiap kali kamu berhasil melewati satu rintangan maka akan ada rintangan berikutnya yang lebih tinggi. 

Akan tetapi kamu bisa terus belajar untuk melewati rintangan yang ada dari rintangan sebelumnya yang telah berhasil kamu lalui. Itulah kehidupan, dimana hambatan dan rintangan selalu ada. Namun selama kamu berniat untuk bekerja keras, hambatan yang ada bagaikan karet gelang yang siap kamu lompati. 

 

6. Dari Tuhan Kembali Ke Tuhan

Sebetulnya bagian ini bukan permainan itu sendiri, melainkan unsur penentu giliran saat akan bermain. Caranya adalah dengan mengucapkan “hompimpa alaium gambreng.” 

Saat melakukan ini dibutuhkan peserta minimal berjumlah tiga orang. Setelah tiba pada kalimat “gambreng,” peserta harus memilih permukaan tangan mana yang akan mereka tunjukkan. 

Pilihannya adalah antara punggung tangan atau telapak tangan. Permukaan tangan yang lebih sedikit biasanya akan keluar dan dianggap menang sampai tersisa dua orang yang akan diselesaikan dengan melakukan suit. 

Ternyata kalimat “hompimpa alaium gambreng” memiliki makna yaitu “dari Tuhan kembali ke Tuhan.” 

Sehingga kita senantiasa diingatkan bahwa kehidupan ini fana dan tidak kekal karena kita semua adalah milik Tuhan. 

***

Itulah permainan tradisional yang banyak mengandung filosofi mendalam. Tidak kalah seru dengan Squid Game bukan? 

Jika kamu ingin bernostalgia tidak ada salahnya kamu memainkan permainan ini saat outbond atau event tertentu di tempat kerja kamu. Agar lebih seru, berikan hadiah souvenir kepada pemenang. 

Dari permainan tradisional Indonesia ini kita dapat belajar untuk bekerja keras, berupaya, bekerjasama dalam tim, dan selalu ingat bahwa kehidupan ini hanya milik Tuhan semata. 

Jika permainan tradisional Indonesia akan dibuat film serial seperti Squid Game, kira-kira permainan mana yang akan kamu pilih? 

 

 

Leave a Reply