
100 tahun yang lalu orang tidak pernah membayangkan untuk bepergian sambil menggunakan baju atau sepatu Nike, Coca Cola dan brand lain sebagai sesuatu yang wajar. Akan tetapi sebagaimana halnya kehidupan, terjadi pula evolusi souvenir perusahaan atau merchandise. Dari yang semula tidak dianggap kini justru menjadi simbol prestise.
Contoh kasus, saat ini jika seseorang menggunakan sepatu Air Jordan maka gengsi dirinya di mata kawan dan masyarakat akan meningkat. Padahal jika dipikirkan lagi yang ia kenakan itu “hanya” alas kaki. Itulah hebatnya pengaruh brand. Logo yang tertera pada sebuah benda mampu menunjukkan status sosial ekonomi seseorang.
Apa yang menyebabkan evolusi souvenir atau branded merchandise? Mari simak ulasannya!
Berawal dari Sebuah Tas
Dilansir dari sumber, bisa dibilang Jasper Freemont Meek adalah ‘bapak’ barang promosi. Alkisah pada tahun 1878, Jasper Freemont Meek adalah orang pertama yang memiliki ide memproduksi tas untuk menaruh buku dan surat kabar yang ia terbitkan. Ia bermitra bersama toko sepatu dan mencetak merek pada tas tersebut. Tak butuh waktu lama sampai banyak anak-anak dan orang dewasa menggunakan tas itu.
Dari abad ke 18 inilah kemudian souvenir perusahaan atau disebut juga merchandise terus menjadi bagian penting dalam promosi. Membahas tentang promosi ini kita tidak bisa lepas dari era ketika terjadi booming periklanan pada tahun 50-an. Apa yang terjadi ketika itu?
Perkembangan Evolusi Souvenir Perusahaan di Era 50-an
Evolusi souvenir perusahaan mengalami peningkatan drastis pasca Perang Dunia II. Sebuah masa ketika hampir semua orang ingin pindah ke Amerika Serikat khususnya New York. Ibukota bisnis dan tentu saja periklanan. Mengiklankan produk dan jasa Anda menggunakan billboard adalah cara baru yang inovatif ketika itu termasuk dengan membuat branded merchandise.
Mulai dari bisnis skala kecil sampai besar mengeluarkan item-item dengan logo tercetak jelas pada merchandise. Sebut saja botol dan gelas, kotak makan siang dan lain sebagainya. Cara pemasaran seperti ini juga mendompleng event besar seperti liga baseball. Banyak brand yang menerbitkan topi, kaos celana jeans sampai poster seorang anak laki-laki sedang mengenakan semua atribut itu.
Evolusi Souvenir Perusahaan Terus Berlanjut Di Era 1970-an
Perkembangan souvenir atau merchandise yang terjadi pada tahun 50-an terus berlanjut sampai 20 tahun kemudian ketika memasuki tahun 1970-an. Di masa ini banyak bermunculan band rock dan budaya hipster yang menekankan perdamaian serta anti perang.
Dengan banyaknya musisi dan band mengadakan tur hingga ke seluruh dunia, maka konsep membawa buah tangan berupa merchandise menjadi semakin lumrah. Pada era ini pula banyak brand yang membagikan souvenir untuk dibawa pulang.
Berbagai souvenir perusahaan yang dibagikan di tahun 1970-an ini sekarang dianggap sebagai barang langka dan bernilai tinggi. Hal itu terjadi karena dibalik souvenir tersebut tersimpan momen berharga yang tidak mungkin diulang. Pada momen merchandise itu dibagikan maka pada saat yang sama di acara tersebut muncul band dan artis besar seperti Queen, ABBA, sampai Elton John.
Tidak heran jika tren seperti itu berulang kembali sekarang setelah pandemi usai dan konser mulai banyak bermunculan. Ini adalah momen yang tepat bagi Anda untuk membagikan souvenir kepada penonton konser. Buatlah desain keren dan menarik untuk memikat perhatian audiens. Konsultasikan kebutuhan Anda ini bersama Grade Cipta.
Evolusi Souvenir Perusahaan di Era 2000-an Semakin Bersifat Personal
Beranjak ke tahun 2000-an, souvenir dan merchandise semakin terasa personal. Fenomena ini dipicu oleh serial Friends yang tayang pada tahun 1994-2004. Saat serial ditayangkan seluruh perkakas, pakaian, make up, dan apapun yang digunakan oleh aktor dan aktrisnya menjadi buruan penggemar.
Berbagai souvenir perusahaan dari brand berbeda yang menjadi sponsor serial tersebut menjadi memiliki nilai lebih. Siapapun yang berhasil mendapatkan item yang pernah tayang di televisi membuat mereka bukan saja menunjukkan kecintaan terhadap serial itu tapi juga rasa bangga dan dapat merasakan fungsi praktis sehari-hari.
Pada era 1990 sampai 2000-an ini pula berbagai jenis bisnis dan brand menjadi lebih kreatif termasuk pada rancangan seragam kerja. Mereka banyak melakukan eksperimen warna atau logo yang dikenakan karyawan sepanjang waktu.
Memang sih kalau Anda melihat lagi foto lama Anda ketika mengenakan polo shirt dan jeans di era itu mungkin akan terasa menggelikan. Tapi tak dapat dipungkiri di masa inilah evolusi souvenir perusahaan terus berjalan ke arah positif.
Kini Souvenir Perusahaan Ada Di Mana Saja
Berbagai jenis item diluncurkan oleh brand sesuai dengan kreativitas yang mereka miliki. Mulai dari pembuka tutup botol, flashdisk, sampai aneka produk unik lainnya terus dicetak oleh perusahaan berbeda.
Bisa dibilang Anda melihat souvenir perusahaan hampir di mana saja sejak mulai bangun tidur sampai Anda tidur kembali. Di dapur ada handuk, apron, sampai lap. Di kamar mandi Anda dapat menemukan ember hadiah dari brand tertentu yang pernah Anda terima. Di tempat kerja Anda menemukan pulpen, pensil, mousepad, jam meja, sampai flashdisk dan power bank dengan logo brand tertentu.
Intinya saat ini souvenir perusahaan dapat ditemukan di mana saja dan menjadi bagian kehidupan sehari-hari.
Sekarang merupakan saat yang tepat bagi bisnis Anda untuk memproduksi merchandise untuk merangkul target pasar Anda! Jadilah bagian dari evolusi souvenir perusahaan bersama Grade Cipta!
