5 Hal Sederhana Untuk Memikat Hati Konsumen Anda

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:6 mins read

Image by Tyrachad from Freepik

Jatuh cinta tidak selalu harus dengan hal besar. Anda bisa memikat hati konsumen Anda dengan lima hal sederhana ini. 

 

Banyak sekali rumus marketing yang beredar diluar sana. Anda sebagai pemilik bisnis mungkin sudah mencoba berbagai cara pemasaran yang Anda tahu dan pelajari. 

Bisa jadi hampir seluruh waktu Anda telah dihabiskan untuk mempelajari bagaimana cara memikat konsumen baru dan mempertahankan konsumen lama. Tetapi jika Anda bergerak di sektor bisnis UMKM, mungkin Anda berpikir ulang. Anda bertanya-tanya cara apa yang paling tepat dan hemat. 

Sebab bisnis yang sedang Anda rintis tentu membutuhkan penanganan yang beresiko paling kecil. Terutama jika sudah membahas soal modal. 

Sebelum Anda berpikir terlalu rumit, mengapa Anda tidak mencoba beberapa hal yang mudah dan simple? Jika diperhatikan dengan seksama, bahkan banyak brand besar yang juga menggunakan cara-cara sederhana ini untuk memikat konsumen. 

Baca terus ke bawah ya!

 

1. Penawaran Gratis

Siapa yang kuasa menahan godaan barang gratisan? Jawabannya hampir tidak ada. Dunia ini sudah dipenuhi dengan pamrih, maka ketika ada yang menawarkan sesuatu secara gratis, maka ia akan langsung mendapat perhatian. 

Contoh saja YouTube. Dengan hanya bermodalkan kuota, Anda sudah bisa menikmati video favorit Anda. Anda bisa menonton sampai berjam-jam lamanya. 

Dengan sedikit plot twist, YouTube memasang iklan di setiap video yang Anda tonton. Jika Anda sudah “kecanduan” dan merasa “membutuhkan” YouTube, Anda akan rela membayar sejumlah uang demi menghilangkan iklan yang mengganggu. 

Anda bisa gunakan cara yang sama bagi bisnis Anda. Misalnya Anda berikan penawaran seperti ini:

  • Gratis bagi 20 pengunjung pertama
  • Potong rambut gratis dari jam 9 sampai 10 pagi
  • Dapatkan satu item gratis setiap pembelian varian…..
  • Merchandise gratis untuk 100 pembeli pertama
  • Dll

 

2. Berikan Sentuhan Pribadi kepada Konsumen

Ada sesuatu yang menarik dari salah satu brand kedai kopi yang sudah mendunia. Apakah rasa kopinya? Pilihan menunya? Atau cabangnya yang ada dimana saja?

Bukan.

Melainkan tulisan nama pada cup produk yang mereka beli. 

Tetapi ada sesuatu yang lain. 

Dengan lagi-lagi memanfaatkan twist, seringkali nama yang tercantum pada cup ada kesalahan eja atau justru menulis sesuatu yang lucu. Lalu apakah dengan “kesalahan” ini brand tersebut justru menjadi kolaps? Ternyata tidak. 

Karena justru hal ini menjadi keunikan tersendiri. Ejaan atau penulisan nama yang salah kemudian memancing konsumen untuk mengunggahnya ke media sosial mereka. Lalu apa yang mereka dapatkan sebagai brand? 

Ya benar! Promosi gratis! 

Jika Anda tidak terlalu berani untuk melakukan twist seperti ini ada banyak cara lain. Tetapi pastikan Anda berikan sentuhan pribadi kepada pengunjung atau pembeli brand Anda. 

Image by Racool Studio from Freepik

 

3. Mention Konsumen Anda di Media Sosial

Saat ini adalah era yang paling tepat untuk memanfaatkan media sosial. Media sosial adalah sarana branding yang paling praktis dan murah yang Anda bisa temukan. 

Anda hanya perlu mengkonsep brand atau tempat usaha Anda semenarik mungkin bagi konsumen. Jika mereka sudah senang dengan tempat atau produk Anda, maka mereka tidak akan segan untuk mention brand Anda. 

Nah Anda bisa me-mention ulang konsumen yang sudah mengupload status atau story mereka tentang brand Anda. Anda tidak perlu menyewa tenaga marketing lulusan kampus ternama. Karena konsumen Anda secara otomatis telah menjadi marketer andalan Anda!

Agar efeknya lebih besar, Anda bisa melakukan featuring bersama pelanggan/member/konsumen yang paling setia kepada brand Anda. Misalnya dengan membuat satu feed khusus yang membahas mengenai konsumen tersebut. 

 

4. Miliki Landing Page

Selain media sosial ada satu aspek digital yang perlu Anda miliki, yaitu website. 

Mengapa website penting? Sebab lagi-lagi saat ini Anda berada di era digital. Ditambah lagi dengan kehadiran pandemi yang menyebabkan banyak orang enggan keluar rumah. 

Dengan adanya website maka Anda dapat menjangkau konsumen Anda dimanapun, kapanpun selama 24 jam! 

Tetapi bagaimana jika Anda tidak mempunyai pengetahuan untuk membangun website? Anda bisa memanfaatkan tenaga lepas yang banyak tersedia di internet untuk membangun website. Namun jika Anda rajin, ada banyak sekali sumber yang bisa Anda pelajari untuk memulai membuat website.  

Contohnya bisa Anda lihat pada halaman landing page Grade Cipta. Perusahaan yang bergerak di bidang usaha merchandise dan custom printing ini memberikan semua informasi secara lengkap pada websitenya. 

Klik yuk! 

Image by Negative Space from Pexels

 

5. Memberikan Souvenir

Satu cara sederhana untuk memikat hati konsumen Anda adalah dengan souvenir. Percayalah souvenir walaupun sederhana pasti akan diterima dengan senang hati oleh konsumen Anda. 

Anda bisa menggabungkan souvenir ke dalam produk Anda. Misalnya dengan memberikan tote bag sebagai pembungkus produk. Nantinya tote bag ini dapat digunakan kembali oleh konsumen Anda. 

Anda juga bisa menjadikan souvenir sebagai hadiah kontes yang Anda adakan. Contohnya Anda membuat kontes dimana pemenangnya akan mendapatkan souvenir lengkap. Mulai dari kaos, topi, payung, tas, atau lainnya. 

Atau jika konsumen Anda adalah kaum milenial dan gen x, Anda bisa memberikan souvenir teknologi. Seperti e-toll card, power bank, earphone dan lain sebagainya. 

Ada banyak sekali pilihan souvenir. Pilih yang paling sesuai dengan karakter brand Anda. 

 

Sebetulnya ada banyak lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk memikat hati konsumen Anda. Anda bisa melakukan riset cara apa yang paling sesuai. Namun tidak semua cara untuk memasarkan produk atau jasa Anda harus berharga mahal. 

Ada banyak cara sederhana dengan budget minimal untuk memberikan hasil maksimal. 

Apakah Anda saat ini sudah menetapkan cara tertentu? Atau Anda memiliki tips lain? Pastinya teruslah berpikir sekreatif mungkin. Karena batasan seorang pemilik bisnis dan brand hanyalah sejauh mana imajinasi Anda. 

Selamat berbisnis!

 

 

Leave a Reply