Bisnis Anti Krisis

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
Image from Freepik

Apakah kamu sedang ingin memulai bisnis? Namun kondisi ekonomi kemarin mungkin membuat kamu ragu. Adakah bisnis yang anti krisis? 

Salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan berbisnis. Namun krisis ekonomi yang beberapa kali menghantam mungkin membuat kamu ragu. Kamu yang tadinya sudah bersemangat untuk mulai berbisnis kini berpikir ulang. 

Kondisi bertambah buruk dengan pandemi yang menghantam seluruh dunia. Bayangkan saja, seluruh dunia mengalami kondisi yang sama. 

Namun di tengah kondisi yang berat ternyata ada beberapa jenis bisnis yang anti krisis. Di tengah badai defisit ekonomi dan pandemi ternyata bisnis-bisnis ini mampu selamat dari kondisi sulit. 

Siapa tahu kamu bisa jadikan ulasan ini referensi dalam berbisnis. Yuk simak apa saja bisnis yang anti krisis berikut ini:

1. Bisnis Dropship

Bisnis dropship adalah sekoci penyelamat kondisi ekonomi banyak orang ketika krisis terjadi. Mengapa model bisnis dropship adalah bisnis anti krisis? Alasan utama tentu saja karena modalnya sangat sedikit. 

Bahkan kamu tidak perlu memproduksi barangnya sendiri. Satu-satunya hal yang perlu kamu lakukan adalah mencari pembeli dari produk yang kamu jual. Kamu juga bisa menjual barang dagangan kamu melalui berbagai platform. 

Bukan saja secara offline dengan menawarkan langsung ke teman dan keluarga. Karena kamu juga bisa memasarkannya dengan cara online melalui berbagai situs marketplace. 

2. Bisnis Afiliasi 

Pernah mendengar istilah affiliate marketing? Ini adalah istilah bisnis dimana kamu menjual produk orang lain dengan menyebarkan link menuju produk yang kamu jual. 

Kira-kira memang bisnis ini mirip dengan dropship. Hanya saja di dalam bisnis afiliasi, kamu bukan saja tidak perlu memiliki produknya, kamu juga tidak perlu mengirimkan produk yang kamu jual. 

Berbeda dengan dropship dimana kamu masih harus melakukan pengepakan setiap kali kamu mendapatkan order. Di dalam bisnis afiliasi ini, kamu benar-benar hanya perlu menyebarkan link atau tautan saja. 

Kamu bisa menyebarkan tautan menuju produk afiliasi yang kamu jual, lalu setiap kali terjadi transaksi maka kamu mendapatkan komisi. Sungguh menarik bukan? 

Bisnis ini anti krisis karena kamu bahkan tidak perlu membuka toko, membuat website, ataupun membuka media sosial baru. Karena kamu bisa menyebarkan tautan di mana saja. Bahkan di akun media sosial milik kamu sendiri.

3. Sektor Kuliner Masih Menjadi Pilihan Bisnis Anti Krisis

Jika kamu tengok krisis yang kemarin berlalu, maka terlihat jelas bisnis kuliner masih menjadi pilihan bisnis terbaik. Hal ini dikarenakan semua orang pasti membutuhkan makan dan minum. 

Bahkan hal yang menarik adalah bisnis kuliner skala kecil justru lebih mampu bertahan dari pandemi. Daya tahan ini berasal dari modal yang kecil serta skala bisnis yang tidak terlalu besar. 

Apalagi jika dilakukan di rumah sendiri. Kamu tidak perlu memikirkan biaya sewa toko dan sebagainya. Kamu cukup fokus saja pada produksi menu dan rasa yang enak untuk disajikan ke hadapan pelanggan. 

Faktor lain adalah adanya layanan pengantaran online. Dengan adanya jasa antar makanan online, kamu bisa menjual produk kuliner kamu. Bahkan jika lokasi rumah kamu berada di dalam gang sekalipun. 

Jika kamu senang memasak atau meracik menu baru, bisnis kuliner dapat kamu jadikan pilihan ke depan. 

4. Bisnis Sembako

Satu hal yang harus diakui, bahwa kebutuhan pokok akan selalu dicari oleh siapa saja. Baik bagi mereka yang tinggal di kota sampai di desa. Oleh sebab itu bisnis sembako akan selalu menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin mulai berbisnis. 

Keuntungannya adalah kamu tidak perlu melakukan promosi gencar. Karena semua orang pasti membutuhkan bahan pokok. Kamu bisa mulai berbisnis dari halaman rumah kamu sendiri. 

Kamu juga bisa memulai bisnis dari satu item saja. Misalnya kamu mulai menjual beras dahulu. Setelah usaha menjual beras sukses, kamu bisa menambah produk bahan pokok lainnya di toko milikmu. 

Oya, karena kecanggihan teknologi saat ini kamu juga bisa menjual produk kamu via online. Agar lebih menarik pembeli kamu bisa menawarkan paket bundling kepada calon konsumen kamu. 

Contohnya saja paket Beras plus minyak dan mie instan dengan harga khusus. Agar lebih menarik lagi kamu bisa memberikan merchandise di dalam paket sembako tersebut. Merchandise yang kamu berikan dapat berupa tote bag untuk belanja, atau tas lipat yang dapat digunakan kembali oleh pembeli produk kamu. 

5. Bisnis Pendidikan

Walaupun kegiatan sekolah harus dilakukan dari rumah, namun justru hal tersebut membuka peluang baru. Peluang tersebut yaitu pendidikan yang diberikan dalam bentuk online. 

Bahkan salah satu program pemerintah dalam bentuk kartu pra kerja memberikan insentif kepada peserta pra kerja untuk mengambil kursus tertentu via online. Nantinya setelah mereka lulus, peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat yang diakui. 

Jika kamu memiliki latar belakang pendidik atau ilmu tertentu, kamu bisa menjual jasa sebagai pendidik secara online. 

Kamu bisa mengajar apa saja. Mulai dari mengajar matematika, bahasa, bahkan seni musik. Bisnis ini termasuk bisnis anti krisis karena pada dasarnya semua orang ingin meningkatkan diri mereka. 

Selain itu, kini belajar sudah tidak terbatas hanya di ruang kelas saja. Selama tersambung dengan internet, kamu bisa mengajar dan belajar dimana saja dan kapan saja. 

Kira-kira bidang apa yang akan kamu ajarkan kepada orang lain? 

***

Berbisnis memang memiliki tantangannya tersendiri. Kondisi pandemi dan krisis ekonomi juga membuat pelaku bisnis cukup terkena dampaknya. Akan tetapi ternyata masih banyak pilihan bisnis anti krisis yang dapat kamu lakukan. 

Bisnis-bisnis ini memiliki benang merah yang sama. Yaitu internet of things. Seluruh bisnis anti krisis yang dibahas dalam ulasan ini dapat kamu lakukan secara offline dan juga online. 

Apakah kamu sudah menentukan bisnis apa yang akan kamu jalankan?

Leave a Reply