
Konsumen milenial tentu sangat penting bagi Anda para pebisnis atau pengusaha. Terlebih lagi jika barang atau jasa yang Anda miliki ditargetkan kepada mereka.
Berbeda usia tentu berbeda pula tabiatnya. Sama saja seperti ketika Anda menghadapi anak Anda yang berbeda usia. Si sulung yang beranjak dewasa tentu berbeda dengan adiknya yang masih sekolah menengah.
Mulai dari kebiasaan, pola hidup, bahkan sampai kesukaannya pun berbeda.
Bagaimana cara menarik konsumen milenial? Apakah ada trik khusus?
Tunggu.. Sebetulnya Milenial itu Apa Sih?
Secara mudahnya, generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai dengan 2000. Jadi kalau Anda bayangkan, maka saat ini rentang usia mereka antara 20-an sampai 30-an.
Jadi kalau Anda memiliki anak atau keponakan yang saat ini sedang berkuliah atau menjelang akhir kelulusan, maka mereka bisa digolongkan termasuk ke dalam milenial.
Dari perbedaan usia saja mungkin Anda sudah merasakan perbedaannya ya? Terlebih lagi jika sudah menyangkut teknologi. Bisa jadi Anda merasa “Kok mereka cepet banget ya gonta-ganti gadget?”
Ya, generasi milenial memang sangat dekat dengan teknologi, karena memang mereka lahir di era tersebut. Tetapi dari kedekatan dengan teknologi inilah Anda bisa menangkap peluang baru.
Cara Menarik Konsumen Milenial
Menurut Pambudi Sunarsihanto, dari Indonesian Society of Human Resources ada dua karakteristik milenial yaitu:
- Selalu saling terhubung
- Tak bisa diberi batas
Dimana pada tahap selanjutnya rentang perhatian milenial juga sangat cepat dan singkat.
Lalu bagaimana caranya menjual barang atau jasa kepada mereka? Jangan-jangan baru Anda berikan sapa saja mereka sudah tidak tertarik?
1. Ikuti dan Pahami Trend Mobile
Karena generasi milenial adalah generasi yang sangat akrab dengan teknologi, maka Anda harus mengamati kemana arah angin tren teknologi saat ini. Lebih spesifiknya lagi tren di dunia mobile atau gadget.
Mulai dari aplikasi apa yang senang mereka pakai, gadget apa yang sedang mereka gandrungi, dan lain sebagainya.
Misalnya Anda berjualan produk fashion, maka Anda bisa cari tren berpakaian apa yang sedang disukai oleh mereka.

2. Akrabi Media Sosial
Masih berkaitan dengan dunia mobile, maka media sosial adalah hal yang “wajib” Anda perhatikan. Anda coba pelajari media sosial mana yang sedang banyak dipakai saat ini.
Karena jangan sampai Anda sibuk marketing di salah satu platform, ndilalaah konsumen Anda justru ramai di platform sebelah.
Jangan anggap remeh aplikasi media sosial yang mungkin dulunya dipandang sebelah mata. Ambil contoh TikTok. Aplikasi yang sebelumnya sering dipandang alay ini ternyata bisa digunakan untuk bisnis.
Coba saja Anda ketikkan hashtag bisnis yang sedang populer. Misalnya kopi, cafe, handphone, dan lain sebagainya. Atau Anda bisa ketikkan “tempat nongkrong kekinian” maka sudah banyak sekali bisnis yang muncul.
3. Jangan Jualan
Loh? Kenapa?
Ya, jika Anda ingin menarik konsumen milenial, cara yang paling efektif adalah jangan berjualan. Tetapi yang harus Anda lakukan adalah berikan cerita, atau bercerita kepada mereka tentang bisnis Anda.
Karena milenial sudah tidak mempan termakan oleh iklan yang itu-itu saja. Mereka ingin mendengar cerita yang relate dengan mereka.
Anda lebih baik bercerita mengenai apa alasan Anda memulai bisnis. Anda juga bisa membagikan kisah konsumen Anda sendiri yang selama ini sering berkunjung ke tempat Anda kemudian bagikan ke media sosial.
Berhenti beriklan dengan jargon yang menunjukkan betapa hebatnya produk atau jasa Anda. They won’t buy it anymore.
4. Gunakan Word of Mouth
Masih berhubungan dengan tips sebelumnya, generasi milenial tidak mempan oleh rayuan iklan. Mereka lebih menyukai testimoni dari pengguna sebelumnya.
Menurut data, 97% milenial melihat ulasan terlebih dahulu sebelum memutuskan mendatangi, membeli, menyewa, atau bertransaksi apapun dengan produk Anda. Yang lebih hebatnya lagi, 89% dari mereka percaya dengan yang mereka baca.
Hmmm… Ulasan Google sekarang jadi terlihat berbeda sepertinya ya bagi Anda? Ya, Anda harus coba bagaimana caranya agar bagian ulasan terus memberi Anda bintang yang bagus.
5. Gunakan Influencer
Suka tak suka, influencer memegang peranan penting jika Anda ingin ekspansi ke pasar millennial. Mengapa influencer ini berpengaruh? Karena millennial menyukai seseorang yang menyerupai mereka.
Nah, kata kuncinya adalah menyerupai. Jadi, Anda tidak usah khawatir mengenai anggaran untuk hire influencer.
Apalagi jika Anda tiba-tiba stres memikirkan bagaimana caranya mengundang artis besar untuk mempromosikan brand Anda.
Tidak perlu artis, selebritis, atau selebgram yang memiliki followers di atas jutaan. Jika Anda masih menargetkan konsumen di sebuah area atau kota, Anda bisa mencari influencer yang cukup populer di kota tersebut.
Dengan begitu biaya promosi yang Anda keluarkan benar-benar dapat seefektif mungkin. Tetapi jika memang Anda ingin menggunakan cara ini, pastikan pengikut yang mereka miliki itu genuine.
Serta lihat juga apakah keseharian postingan mereka sesuai dengan image yang Anda inginkan.
6. Berikan Merchandise yang Dekat dengan Teknologi
Apabila Anda ingin menarik hati konsumen millennial, maka cara terbaik adalah dengan memberikan souvenir atau merchandise yang dekat dengan teknologi.
Misalnya saja flashdisk, power bank, e-money, headset, earphone dan lain sebagainya. Terlebih lagi jika design dari merchandise ini dapat mewakili karakter mereka yang energik dan tidak bisa dikekang.
Selain tahan lama, pemberian merchandise produk teknologi akan membuat para milenial merasa selalu terhubung dengan Anda. Karena mereka hampir dapat dipastikan akan menggunakan teknologi setiap harinya.
Ingin tahu pilihan merchandise teknologi yang digandrungi milenial? Anda bisa kunjungi akun Grade Souvenir untuk melihat contoh produknya.
Menarik konsumen milenial memang cukup unik karena mereka memiliki karakteristik tersendiri. Tetapi potensi pasar yang ada tidak bisa Anda hiraukan begitu saja.
Karakteristik mereka yang unik memberikan peluang baru yang sebelumnya tidak ada. Berikan mereka kisah yang menarik, manfaatkan testimoni, influencer dan berikan merch yang dekat dengan teknologi yang mereka gunakan.
Segera raih konsumen milenial dan perluas jangkauan bisnis Anda!
Referensi:
