Yuk Pertahankan Resolusi Tahun Baru 2022 Anda

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
Image by Jcomp from Freepik

 

Setiap pergantian tahun kita sering mencanangkan resolusi. Namun acapkali resolusi tersebut buyar hanya beberapa minggu setelah tahun berganti. Yuk pertahankan resolusi tahun baru 2022 Anda dengan melakukan beberapa hal berikut!

***

Resolusi tahun baru dapat menjadi pemicu motivasi Anda dalam menapaki tahun yang baru. Ada banyak harapan, keinginan dan cita-cita di balik sebuah resolusi tahun baru.

Namun bagaimana jika resolusi tahun baru itu ternyata hanya bertahan beberapa minggu saja setelah memasuki bulan Januari tahun berikutnya? Bahkan menurut sebuah penelitian, hanya sekitar 12% orang yang berhasil meraih resolusi mereka.

Agar Anda dapat terus meraih harapan yang telah Anda canangkan ke dalam resolusi tahun baru, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Apa saja? Berikut ulasannya.

 

Tetapkan Tujuan yang Spesifik

Pernahkah Anda memiliki keinginan untuk “menurunkan berat badan,” “lebih produktif,” “lebih sukses,” “lebih kaya,” dan lebih-lebih lainnya? Semua resolusi tersebut memang baik namun masih ada banyak ruang untuk memperbaikinya.

Pilihlah sebuah resolusi tahun baru yang lebih realistis dan terfokus. Atau dengan kata lain, canangkan resolusi yang sangat spesifik sekaligus memungkinkan untuk Anda raih.

Misalnya Anda ingin lebih kurus, maka tetapkan bahwa Anda akan menurunkan berat badan 2 kg setiap bulan. Anda ingin lebih kaya? Buat target berapa penghasilan yang ingin Anda capai dalam waktu 6 bulan. Katakan saja, 5 juta, 10 juta rupiah, atau nominal lain yang spesifik.

Bahkan tidak ada salahnya Anda menetapkan resolusi mingguan. Misalnya dalam dua minggu Anda harus menghemat dua ratus ribu rupiah untuk kemudian di akhir bulan Anda investasikan total simpanan ke dalam reksa dana.

Buatlah tujuan yang spesifik. Apa kira-kira target spesifik yang ingin Anda raih?

 

Wujudkan Resolusi Tahun Baru dengan Langkah Kecil

Banyak penyebab kegagalan diakibatkan salah mengambil langkah terlalu besar. Anda tidak bisa langsung menjadi kurus dengan pergi ke gym 24 jam non stop. Karena hasilnya bukan kehilangan berat badan, namun justru kesehatan Anda akan terancam.

Bayangkan Anda ingin menjadi pelari marathon. Mulailah dengan melakukan jogging dua sampai tiga kali seminggu. Kemudian tambahkan jarak lari Anda secara perlahan. Begitu pula perlahan mulailah untuk menambah jadwal hari Anda melakukan jogging.

Dengan langkah kecil yang Anda lakukan, maka lambat laun Anda akan membentuk sebuah konsistensi. Konsistensi yang dilakukan dengan baik akan menjadi kebiasaan yang Anda lakukan secara otomatis.

 

Batasi Resolusi Tahun Baru Anda

Menulis berbagai cita-cita dan keinginan memang menyenangkan. Namun Anda tetap harus menentukan sebuah target dan keinginan dan fokus pada target tersebut.

Layaknya seorang pemanah, Anda tidak mungkin menargetkan seluruh bidang sasaran bukan? Pastikan Anda menargetkan sebuah titik merah di bidang sasaran.

Apabila Anda mampu membatasi resolusi tahun baru, maka seluruh energi Anda dapat difokuskan kepada sasaran tersebut.

Karena untuk membentuk sebuah kebiasaan baru dibutuhkan fokus yang menguras energi mental dan fisik Anda. Ingin meraih terlalu banyak hal akan membuat Anda kelelahan dan kehilangan fokus.

Maka, pilihlah satu sasaran utama dan fokuskan perhatian, energi, pikiran, dan waktu Anda ke arah sasaran tersebut.

 

Hindari Kesalahan yang Sama

Strategi berikutnya agar Anda mampu mempertahankan resolusi tahun baru Anda adalah dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Pikirkanlah baik-baik, apakah Anda terus menerus mencoba meraih tujuan yang sama dalam beberapa tahun belakangan ini namun gagal meraihnya?

Jika ya, maka cobalah lakukan evaluasi. Apa saja yang menyebabkan kegagalan Anda? Apa kira-kira strategi yang lebih efektif untuk membantu Anda meraihnya? Hal apa saja yang menjadi penghambat Anda mencapai resolusi itu?

 

Ingatlah, Perubahan Adalah Sebuah Proses

Ingatlah, pola makan, kebiasaan, dan pola hidup yang ingin Anda ubah itu merupakan hasil dari proses bertahun-tahun. Maka Anda juga perlu menyadari jika untuk mengubahnya, akan diperlukan sebuah proses yang panjang pula.

Perubahan adalah sebuah proses maka Anda harus bersabar dalam menjalani proses itu. Tidak perlu merasa bersalah atau justru langsung menyerah ketika Anda gagal satu atau dua kali dalam mewujudkan resolusi tahun baru Anda.

Mewujudkan sebuah resolusi bukan sebuah perlombaan. Tidak ada yang harus Anda kalahkan disini. Karena jika Anda memang menganggap hal ini adalah kompetisi, maka yang harus Anda “kalahkan” hanyalah diri Anda sendiri.

 

Perbarui Terus Motivasi Anda

Pada hari-hari dan minggu-minggu setelah tahun baru Anda mungkin akan merasa sangat percaya diri. Motivasi Anda juga sangat tinggi. Hal ini wajar karena Anda belum menemui godaan atau rasa tidak nyaman saat berupaya mewujudkan resolusi yang Anda miliki.

Namun ketika hari-hari itu tiba.  Hari dimana Anda kesulitan untuk bangun pagi untuk melakukan jogging, atau ketika Anda tidak bisa menahan keinginan untuk membelanjakan uang, maka ini adalah waktu yang tepat untuk memperbarui motivasi.

Ketika Anda menghadapi tantangan seperti ini, cobalah mengingat kembali apa alasan Anda memulai resolusi tersebut. Pikirkan atau jika perlu tulis apa saja alasan Anda ingin mewujudkan impian Anda.

***

Berkali-kali gagal mewujudkan resolusi bukan berarti tanda Anda harus menyerah. Karena terkadang perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan hanya terletak pada apa tujuan dan proses yang Anda jalani untuk mencapai garis akhir.

Rayakanlah setiap keberhasilan kecil, lakukan dari langkah kecil, dan perbarui terus motivasi Anda. Tidak perlu merasa Anda sedang berada di sebuah kompetisi. Jadikan resolusi tahun baru sebagai sarana Anda untuk terus memperbaiki diri.

Sukses dan semangat terus ya!

 

 

Leave a Reply