
Sudah mengeluarkan budget untuk ribuan merchandise perusahaan, tetapi hasilnya terasa biasa saja? Logo memang sudah tercetak, barang sudah dibagikan, tetapi setelah acara selesai tidak ada yang benar-benar membicarakannya. Bisa jadi masalahnya bukan pada merchandise yang Anda pilih, melainkan pada perencanaannya.
Merchandise perusahaan seharusnya tidak berhenti sebagai barang yang dibagikan kepada karyawan, klien, atau peserta event. Jika direncanakan dengan tepat, merchandise dapat menjadi barang yang digunakan berulang kali sekaligus membantu memperkuat brand awareness perusahaan.
Sayangnya, proses pemilihan merchandise sering kali dimulai dari pertanyaan, “Barang apa yang bisa kita pesan?” bukan dari pertanyaan, “Apa tujuan kita membuat merchandise ini?”
Akibatnya, perusahaan berisiko memilih produk yang kurang sesuai, menghabiskan budget tanpa hasil maksimal, atau bahkan memiliki stok merchandise yang tidak terpakai.
Lalu, apa saja yang perlu direncanakan?
- Target Penerima Belum Ditentukan dengan Jelas
Kesalahan pertama adalah tidak menentukan siapa yang akan menerima merchandise.
Merchandise untuk karyawan tentu tidak selalu cocok untuk klien. Begitu juga merchandise untuk peserta event olahraga belum tentu cocok untuk seminar atau corporate gathering.
Sebelum memilih produk, tentukan terlebih dahulu target penerimanya.
Apakah merchandise ditujukan untuk:
- Karyawan
- Klien
- Partner bisnis
- Peserta seminar
- Peserta gathering
- Komunitas
- Pengunjung booth
- Peserta event olahraga
Setiap target memiliki kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda. Misalnya, merchandise untuk karyawan dapat berupa tumbler, tas, notebook, atau perlengkapan kerja. Sementara untuk event olahraga, produk seperti handuk, tumbler, atau kaos mungkin lebih relevan.
Semakin jelas target penerima, semakin mudah menentukan merchandise yang tepat.
- Tujuan Merchandise Tidak Ditetapkan Sejak Awal
Merchandise perusahaan bukan hanya tentang memberikan barang dengan logo. Coba tentukan terlebih dahulu apa tujuan utama merchandise tersebut.
Apakah untuk:
Brand awareness?
Ingin membuat logo perusahaan lebih sering terlihat?
Apresiasi?
Ingin memberikan penghargaan kepada karyawan atau partner?
Promosi?
Ingin memperkenalkan produk atau brand kepada calon pelanggan?
Event branding?
Ingin memperkuat identitas sebuah acara?
Corporate relationship?
Ingin memberikan gift kepada klien atau partner bisnis?
Tujuan yang berbeda membutuhkan pendekatan merchandise yang berbeda pula. Jika tujuannya meningkatkan brand exposure, pilih produk yang kemungkinan besar digunakan berulang kali. Jika tujuannya memberikan apresiasi premium, kualitas produk dan packaging mungkin perlu mendapat perhatian lebih besar.
Jadi, jangan memilih produk sebelum mengetahui mengapa merchandise tersebut dibuat.
- Budget Hanya Dilihat dari Harga per Produk
“Yang paling murah yang mana?”
Pertanyaan ini memang penting, tetapi sebaiknya bukan satu-satunya pertimbangan.
Dalam merencanakan merchandise perusahaan, budget perlu dihitung secara keseluruhan.
Misalnya, selain harga produk, ada kemungkinan biaya untuk:
- Custom logo
- Packaging
- Kartu ucapan atau insert
- Pengiriman
- Distribusi
- Produksi tambahan
- Sampel
- Pajak atau biaya lainnya sesuai kebutuhan
Perusahaan juga perlu mempertimbangkan jumlah penerima. Merchandise seharga Rp50.000 per unit mungkin terlihat murah. Namun, jika membutuhkan 1.000 unit, nilai totalnya sudah menjadi Rp50 juta sebelum komponen biaya lainnya.
Sebaliknya, memilih barang yang lebih murah tetapi kualitasnya kurang baik juga belum tentu menjadi keputusan terbaik. Yang perlu dicari adalah value terbaik sesuai budget, bukan sekadar harga terendah.
- Fungsi Merchandise Tidak Dipikirkan
Apakah merchandise tersebut benar-benar akan digunakan? Ini merupakan pertanyaan sederhana, tetapi sangat penting.
Bayangkan perusahaan memberikan barang promosi yang terlihat menarik, tetapi tidak memiliki fungsi yang jelas bagi penerimanya. Kemungkinan barang tersebut hanya disimpan atau bahkan tidak digunakan sama sekali.
Bandingkan dengan merchandise seperti:
- Tumbler
- Tote bag
- Pouch
- Payung
- Notebook
- Handuk
- Tas
- Perlengkapan kerja
Barang-barang tersebut memiliki fungsi yang lebih jelas dalam kehidupan sehari-hari.
Semakin relevan fungsi sebuah merchandise, semakin besar kemungkinan produk tersebut digunakan.
Dan ketika merchandise digunakan berulang kali, branding perusahaan juga mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk terlihat.
Karena itu, saat memilih merchandise, jangan hanya melihat:
“Apakah barang ini terlihat bagus?”
Tambahkan satu pertanyaan:
“Apakah penerima akan menggunakannya?”
- Branding dan Desain Tidak Direncanakan dengan Matang
Merchandise bisa saja memiliki produk yang bagus, tetapi hasil akhirnya kurang maksimal karena desain branding tidak dipikirkan sejak awal.
Logo terlalu besar. Warna tidak sesuai identitas brand. Posisi logo kurang tepat. Atau desain terlihat terlalu ramai sehingga produk justru kehilangan kesan profesional. Dalam merchandise custom, branding sebaiknya disesuaikan dengan karakter produk.
Tidak semua merchandise membutuhkan logo yang sangat besar. Terkadang, logo yang lebih kecil dan ditempatkan dengan tepat justru membuat produk terlihat lebih elegan dan kemungkinan digunakan dalam keseharian menjadi lebih besar.
Selain desain, perhatikan pula teknik custom yang digunakan. Hasil cetak, engraving, bordir, maupun teknik branding lainnya perlu disesuaikan dengan material dan karakter produk.
Merchandise adalah bagian dari representasi brand. Maka, detail kecil tetap penting. Bonus: Waktu Produksi Juga Harus Direncanakan
Ada satu hal yang sering terlupakan: deadline. Merchandise dalam jumlah besar membutuhkan waktu untuk proses pemilihan produk, konfirmasi desain, approval, produksi, quality control, hingga pengiriman.
Jangan menunggu sampai beberapa hari sebelum event baru mulai mencari vendor. Perencanaan yang terlalu mepet dapat membuat perusahaan memiliki pilihan produk yang lebih terbatas dan meningkatkan risiko keterlambatan.
Idealnya, tentukan kebutuhan merchandise jauh sebelum tanggal distribusi agar masih tersedia waktu untuk:
- Menentukan konsep
- Memilih produk
- Menentukan jumlah
- Membuat desain
- Mengecek sampel
- Melakukan produksi
- Quality control
- Mengatur pengiriman
Dengan timeline yang jelas, proses produksi merchandise dapat berjalan lebih terkontrol.
Checklist Sebelum Memesan Merchandise Perusahaan
Sebelum melakukan pemesanan dalam jumlah besar, coba cek kembali beberapa pertanyaan berikut:
☑ Siapa target penerimanya?
☑ Apa tujuan merchandise dibuat?
☑ Berapa jumlah penerima?
☑ Berapa budget per orang?
☑ Apakah produk memiliki fungsi yang jelas?
☑ Apakah produk sesuai dengan karakter penerima?
☑ Bagaimana konsep branding-nya?
☑ Apakah desain sudah final?
☑ Apakah sudah mempertimbangkan packaging?
☑ Kapan merchandise harus sudah diterima?
☑ Apakah waktu produksi sudah cukup?
☑ Apakah diperlukan sampel sebelum produksi massal?
Jika sebagian besar pertanyaan tersebut sudah memiliki jawaban, proses pemesanan akan jauh lebih terarah.
Merchandise yang Efektif Dimulai dari Perencanaan. Merchandise perusahaan yang efektif bukan selalu merchandise yang paling mahal atau paling unik.
Yang lebih penting adalah kesesuaian antara produk, target penerima, tujuan, budget, fungsi, dan branding.
Ketika semua elemen tersebut direncanakan dengan baik, merchandise memiliki peluang lebih besar untuk benar-benar digunakan dan memberikan manfaat bagi perusahaan.
Sebaliknya, jika prosesnya hanya dimulai dari mencari barang termurah atau mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kebutuhan penerima, merchandise berisiko menjadi sekadar barang yang dibagikan.
Jadi, sebelum bertanya kepada vendor, “Bisa pesan berapa pcs?”, pastikan perusahaan sudah menjawab pertanyaan yang lebih penting:
“Merchandise ini ingin memberikan dampak apa?”
Karena merchandise yang baik bukan sekadar dibuat dan dibagikan, tetapi dibuat dengan tujuan yang jelas.
Butuh Bantuan Merencanakan Merchandise Perusahaan?
Tidak yakin produk apa yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan? Grade Cipta dapat membantu Anda menentukan pilihan merchandise berdasarkan target penerima, konsep acara, kebutuhan branding, jumlah pesanan, dan budget.
Mulai dari merchandise untuk event, gathering, seminar, corporate gift, hingga kebutuhan promosi perusahaan.
Diskusikan kebutuhan merchandise Anda bersama Grade Cipta dan buat merchandise yang tidak hanya menarik, tetapi juga tepat guna.
Whatsapp : 0817-7088-0911
Email : hello@gradecipta.com
DM Instagram : grade.souvenir
#MerchandisePerusahaan #MerchandiseCustom #MerchandisePromosi #BarangPromosi #SouvenirPerusahaan #CorporateGift #MerchandiseEvent #SouvenirEvent #BrandingPerusahaan #BrandAwareness #PromotionalProduct #MerchandiseIndonesia #CorporateMerchandise #SouvenirKantor #GradeCipta #Personalize
