Istilah Desain yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membuat Souvenir

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:6 mins read
istilah desain
Image by Freepik.com

 

Desain yang menarik dan sesuai dengan tema acara akan membuat souvenir lebih berkesan dan bermanfaat. Karena itu sebaiknya Anda perlu mengerti beberapa istilah desain yang sering digunakan dalam dunia desain grafis. 

Berbagai Istilah Desain yang Sering Digunakan

Grade Souvenir sebagai media sosial dari Grade Cipta selaku vendor souvenir di Indonesia kerap membuat berbagai desain sesuai pesanan klien. Akan tetapi ada baiknya Anda juga perlu memahami beberapa istilah desain agar Anda dapat lebih mudah menyampaikan ide-ide yang ada di benak Anda. 

Berikut beberapa istilah umum yang kerap digunakan di dunia desain: 

1. Vector vs Raster

Vector adalah salah satu jenis gambar digital yang terbuat dari titik-titik yang menyambung jalur. Dapat diperbesar atau diperkecil tanpa mengurangi kualitas gambar, karena titik-titik tersebut akan menyesuaikan dengan ukuran gambar. 

Jenis ini biasanya digunakan untuk membuat logo, ikon, ilustrasi, dan artwork lainnya yang membutuhkan ketajaman dan kejelasan gambar.

Berbeda dengan gambar raster, yang terbuat dari pixel atau kotak-kotak kecil yang membentuk gambar. 

Raster akan menjadi buram jika diperbesar atau diperkecil, karena pixel-pixel tersebut tidak dapat menyesuaikan dengan ukuran gambar.

Image by Grade Cipta

2. CMYK dan RGB, Istilah Desain yang Kerap Membuat Bingung 

Bagi Anda yang ingin membuat desain dan menentukan warna kerap kali menemui dua istilah ini; CMYK dan RGB. Mana yang sebaiknya digunakan? 

Pada intinya, keduanya adalah istilah yang digunakan untuk menyebut mode warna pada layar atau cetak.  

CMYK singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Key (yang berarti hitam). Sedangkan RGB adalah merah, hijau, dan biru.

Kategori warna ini digunakan untuk pencetakan dan sering disebut ‘4 color process’ atau ‘4 color printing’, sedangkan RGB digunakan untuk perangkat dengan monitor, seperti TV atau komputer. 

Perbedaan antara CMYK dan RGB adalah cara mereka mencampur warna. CMYK menggunakan warna subtraktif, yang berarti semakin banyak warna yang dicampur, semakin gelap hasilnya. 

RGB menggunakan warna aditif, yang berarti semakin banyak warna yang dicampur, semakin terang hasilnya. 

Oleh karena itu, CMYK memiliki rentang warna yang lebih terbatas daripada RGB. Untuk mencetak sebuah gambar, sebaiknya gambar tersebut disimpan dalam mode CMYK, agar tidak perlu dikonversi dan menghasilkan warna yang sesuai dengan yang diharapkan.

istilah desain
Image by Grade Cipta

3. Apa yang Dimaksud dengan .png, dan .jpg

Ketika Anda akan mencetak gambar atau desain kerap kali menemui istilah ini untuk gambar diam. Kedua istilah ini digunakan untuk menyebut format file gambar digital. 

.png (dibaca ‘ping’) adalah file yang tidak kehilangan kualitas selama proses editing. Keuntungan utama dari file .png adalah dapat mencakup transparansi, artinya tidak harus menampilkan latar belakang putih. 

Sementara itu file .jpg selalu memiliki latar belakang. File .png dirancang untuk mentransfer gambar melalui internet dan oleh karena itu merupakan jenis file yang ideal untuk desain.

.jpg (dibaca ‘jpg’) digunakan untuk mengompres gambar digital menjadi blok-blok pixel. Mudah disimpan dan menurunkan ukuran file.

Meskipun file .jpg bagus untuk foto, tapi bukan cara yang ideal untuk menyimpan file artwork Anda. Sebab Anda beresiko mengorbankan kualitas hanya demi ukuran file yang lebih kecil.

Image by Grade Cipta

4. Pantone, Istilah Desain yang Perlu Anda Pahami Ketika Membuat Souvenir

Selain CMYK, Anda juga akan kerap menemui istilah Pantone. Pantone adalah sebuah sistem pewarnaan yang memungkinkan adanya pilihan dan reproduksi warna yang konsisten dan akurat di seluruh dunia. 

Pantone digunakan untuk keperluan desain yang akan dicetak, seperti kain, plastik, dan kertas. Sistem pewarnaan ini lebih dari 1.000 warna yang ditandai dengan angka dan nama tersendiri.

Dengan menggunakan Pantone, warna yang dihasilkan akan selalu sama meski dicetak dengan alat yang berbeda.

Penggunaan Pantone pada souvenir bergantung pada jenis dan bahan souvenir tersebut. Secara umum, Pantone digunakan untuk mencetak desain yang hanya terdiri dari 1-3 warna. Jika jumlah warnanya lebih dari itu, warna CMYK lebih disarankan.

istilah desain
Image by Grade Cipta

5. Proof dan Print Ready

Proof dan Print Ready adalah dua istilah yang berkaitan dengan proses produksi souvenir atau produk cetak lainnya. 

Proof adalah tahap dimana desain yang dibuat oleh desainer dikirimkan ke klien untuk mendapatkan persetujuan sebelum dicetak.  Tujuan dari proof adalah untuk memastikan bahwa desain sesuai dengan keinginan dan harapan klien. Serta memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian yang perlu diperbaiki. 

Print Ready adalah tahap dimana desain yang sudah disetujui oleh klien siap untuk dicetak oleh pihak percetakan. File desain sudah memenuhi semua persyaratan teknis yang dibutuhkan oleh mesin cetak, seperti resolusi, format, warna, margin, bleed, dan lainnya. 

Print Ready juga berarti bahwa file desain sudah tidak memerlukan perubahan atau penyesuaian lagi, karena sudah sesuai dengan spesifikasi produk yang diinginkan. 

istilah desain
Image by Grade Cipta

Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami dan berkomunikasi dengan desainer dan percetakan dengan lebih mudah. Jika Anda ingin membuat souvenir yang menarik dan berkualitas, Anda dapat menghubungi Grade Cipta. 

Tim desainer Grade Cipta yang profesional dan kreatif siap membantu Anda mewujudkan ide-ide souvenir idaman Anda! 

Leave a Reply