
Di waktu belakangan ini semakin banyak orang yang menjadi pelaku gig economy. Apa yang dimaksud dengan istilah itu? Secara sederhana, pelaku gig economy adalah seseorang yang melakukan satu buah pekerjaan atau tugas dalam waktu kontrak tertentu. Di sisi lain tidak sedikit pula perusahaan yang merekrut pekerja untuk melakukan tugas spesifik.
Dengan kata lain, gig economy adalah ikatan kerja berdasarkan “gig” atau per project. Ketika proyek atau pekerjaan telah selesai maka usai pula perjanjian kerja antara si pemberi pekerjaan dengan pihak pekerja. Cara bekerja seperti ini semakin marak ketika pandemi yang lalu dan terus bertahan hingga saat ini.
Jumlah Pelaku Gig Economy Semakin Meningkat
Menurut sebuah survei dari McKinsey, sebanyak 36% atau sekitar 58 juta orang di Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka termasuk ke dalam bagian dari gig economy. Bahkan 27% diantaranya sudah menjalaninya sejak tahun 2016.
Seiring dengan tingkat inflasi yang terus membumbung tinggi, kini lebih dari seperempat responden menyampaikan mereka bekerja dengan sistem kontrak. Ada berbagai variasi mulai dari menjadi freelancer, pekerja temporer dan lain sebagainya demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Tren ini sudah barang tentu terjadi juga di Indonesia. Sebab pola bekerja dari rumah dan “lepas” dari ikatan kerja dari perusahaan tertentu semakin diminati sekarang ini. Selain tidak perlu terikat secara konvensional, baik pekerja maupun perusahaan tidak terlalu terbebani dengan kontrak jangka panjang yang membutuhkan pasal-pasal perjanjian yang rumit.
Melihat pertumbuhan ini sudah selayaknya bagi semua jenis bisnis untuk memberikan perhatian kepada gig economy dalam bentuk merchandise sebagai apresiasi. Bayangkan Anda memiliki sebuah bisnis, pasti diantara konsumen Anda ada yang bekerja lepas atau kontrak. Sangat penting bagi Anda untuk memberikan sedikit hadiah kepada mereka yang jumlahnya semakin bertambah. Dengan sendirinya nama brand Anda akan terus menyebar ke berbagai bidang karena pelaku gig juga tersebar ke banyak jenis profesi.
Berikut rekomendasi barang promosi yang cocok untuk dunia gig economy dilansir dari asicentral:
1. Organizer Meja
Seorang pekerja lepas juga membutuhkan meja terutama bagi mereka yang menjadi penulis, pemrograman, IT, desain dan lain sebagainya. Meja kerja yang berantakan adalah hal yang dapat mengganggu aktivitas mereka. Maka dari itu berikan merchandise dalam bentuk organizer untuk menyimpan berbagai jenis perkakas seperti pulpen, mouse, spidol dan lain sebagainya.
2. Sandal dan Selimut Nyaman
Terkadang karena saking asyiknya bekerja, para pelaku gig economy lupa akan waktu dan kenyamanan. Padahal itu semua penting demi menunjang hasil kerja yang baik. Hadiahkan kepada konsumen Anda merchandise atau giveaway berupa selimut atau sandal nyaman.
Anda bisa memilih berbagai jenis model sandal, mulai dari sandal jepit, sandal kain, atau sandal bulu yang nyaman untuk dipakai di dalam rumah. Lengkapi dengan selimut agar para pekerja gig ini selalu semangat dan tidak lupa beristirahat.
3. Jaket Bagi Pelaku Gig Economy yang Bekerja di Luar Ruang
Bidang profesi gigging economy bukan hanya untuk jenis pekerjaan yang dilakukan di dalam ruang saja lho! Sebab banyak sekali yang harus dilakukan di ruang terbuka atau outdoor. Misalnya saja para konsultan proyek, jasa pengiriman makanan, pekerja jaringan dan banyak lagi.
Lengkapi dan lindungi para konsumen Anda yang banyak berada di luar ruangan dengan jaket nyaman dan aman. Kelebihan merchandise seperti ini adalah memiliki bahan yang tahan lama sekaligus memberikan bidang luas bagi Anda untuk mencetak logo atau desain brand baik di bagian depan maupun belakang jaket.
4. Aksesoris Kendaraan untuk Pelaku Gig Economy yang Sering Bepergian
Banyak freelancer yang justru lebih sibuk dibandingkan dengan pekerja kantoran. Pekerjaan atau tugas yang ada menuntut mereka harus berkendara dalam jarak yang cukup jauh.
Agar perjalanan mereka aman, Anda dapat menjadikan berbagai aksesoris kendaraan sebagai merchandise. Misalnya saja sarung tangan, senter, alat tambal ban, lap, dan lain sebagainya dimasukkan ke dalam satu tas jinjing praktis.
5. Sprei Kasur atau Bantal
Karena ada banyak pekerja lepas yang menjadikan rumah mereka sekaligus sebagai kantor, maka berikan kenyamanan lebih melalui aneka sprei atau sarung bantal lucu. Anda bisa mencantumkan nama brand Anda pada sarung bantal dalam ukuran font besar.
Sprei yang nyaman juga sangat penting bagi pekerja agar mereka bisa langsung menghempaskan tubuh setelah seharian bekerja. Kelebihan yang tak dimiliki barang promosi lain adalah sprei berukuran sangat besar. Bayangkan logo perusahaan Anda terpampang dengan jelas di seluruh bidang sprei tersebut. Sungguh media promosi yang ciamik!
***
Itulah berbagai rekomendasi merchandise yang bisa Anda pesan di Grade Cipta untuk konsumen Anda. Berbagai item ini patut Anda pertimbangkan karena dari sekian banyak konsumen yang Anda miliki pasti ada diantara mereka yang menjadi pelaku gig economy. Jadi, barang promosi seperti apa yang akan Anda pilih?
