
Ada tiga kemampuan pebisnis yang setidaknya harus Anda kuasai untuk menghadapi kondisi perekonomian saat ini yang cukup menantang. Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak, berkecamuknya konflik Rusia Ukraina, kemungkinan inflasi sampai penurunan daya beli masyarakat.
Sebagai entrepreneur Anda harus sadar apabila tantangan akan selalu ada dan datang menghampiri. Tantangan dan kendala adalah ‘makanan sehari-hari’ pelaku bisnis di seluruh dunia. Pertanyaannya, bagaimana cara mengelola hambatan dan resiko yang ada? Yuk simak tiga kemampuan pebisnis yang harus Anda miliki berikut ini!
1. Handbook untuk Mencatat Kondisi Pasar yang Terus Berubah
Bayangkan Anda akan membangun sebuah rumah atau bangunan, tentu Anda tidak serta merta membangun asal-asalan bukan? Anda harus memiliki visi bangunan seperti apa yang ingin Anda hasilkan pada saat selesai nanti. Akan tetapi, jika Anda tidak menuangkan ide tersebut dalam bentuk tertulis maka Anda akan beresiko kehilangan dan melupakan ide-ide Anda itu.
Sama halnya seperti membangun bisnis. Anda harus memiliki catatan di dalam sebuah handbook untuk menuangkan ide, rencana dan blueprint mengenai apa langkah Anda berikutnya. Dengan begitu Anda akan lebih mudah mewujudkan visi yang tadinya hanya ada di kepala Anda ke dalam bentuk tertulis yang mudah dilihat kembali sebagai panduan.
Tulislah hasil yang Anda inginkan serinci mungkin, kemudian catat apa saja sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda. Di dalam handbook itu Anda juga bisa membuat jadwal dan timeline konsisten untuk Anda ikuti sehingga Anda tidak akan keluar jalur saat proses membangun bisnis.
Inilah salah satu dari tiga kemampuan pebisnis yang seringkali terlupa; mencatat. Ya, semudah itu namun tidak semua orang melakukannya.
Dengan memiliki handbook, Anda akan lebih siap ketika terjadi perubahan kondisi ekonomi karena Anda sudah memiliki catatan mengenai seluruh sumber daya, kelebihan dan kekurangan bisnis Anda. Langkah Anda akan lebih jelas dan terarah.
2. Kemampuan Pebisnis untuk Menghadapi Perubahan Perilaku Konsumen
Pandemi yang baru saja mulai mereda mengajarkan kita bahwa perilaku konsumen dapat berubah drastis. Hal ini sayangnya jarang disadari oleh banyak pelaku dan pemilik bisnis di luar sana. Bisa jadi karena selama ini pemilik bisnis kurang peka untuk memperhatikan perilaku konsumen sehari-hari.
Bahkan kita tidak harus bicara kejadian besar seperti pandemi. Cukup ambil contoh dari tutupnya berbagai brand retail besar yang selama ini seolah tak tersentuh namun harus berhenti beroperasi karena perilaku konsumen berubah. Dari sebelumnya membeli secara konvensional, kini semakin banyak yang beralih ke cara belanja online baik melalui marketplace atau toko online.
Semakin baik kemampuan pebisnis mengantisipasi perubahan perilaku konsumen maka semakin besar pula peluang Anda untuk survive di dunia bisnis.
Konsumen saat ini sudah tidak terlalu memperhatikan iklan-iklan besar. Mereka lebih peka pada pengaruh dari influencer yang memberikan giveaway atau barang promosi. Inilah yang harus Anda lakukan sekarang juga, yaitu dengan meluncurkan barang promosi dan merchandise praktis kepada calon konsumen Anda.
Memberikan barang promosi akan jauh lebih efektif untuk menjalin hubungan yang lebih intim bersama konsumen Anda juga lebih ekonomis untuk menghemat anggaran promosi.
3. Kemampuan Pebisnis dalam Mengelola Risiko
Inilah satu dari tiga kemampuan pebisnis yang sangat penting untuk Anda miliki, yaitu mengelola risiko. Bisa dibilang ‘risiko’ adalah nama tengah Anda sebagai entrepreneur. Jika sejauh ini Anda mampu bertahan dan menjalankan bisnis dengan baik maka bisa jadi kemampuan Anda dalam mengelola risiko sudah cukup baik. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk terus meningkatkannya bukan?
Bagaimana caranya untuk terus meningkatkan kemampuan pengelolaan risiko ini? Cara yang cukup unik yaitu dengan membayangkan diri Anda sebagai pemain golf atau bowling. Seiring berjalannya pertandingan Anda akan belajar club atau tongkat golf mana yang cocok digunakan atau teknik seperti apa yang harus Anda lakukan agar pin bowling dapat terhantam seluruhnya untuk meraih strike.
Kata kuncinya agar pengelolaan risiko Anda terus meningkat yaitu dengan menangkap dan memahami apa saja yang terjadi pada bisnis Anda. Pelajari apa saja cara dan metode yang berhasil dan membawa hasil baik dan mana saja yang tidak. Perhatikan elemen apa saja yang bisa Anda perbaiki dan kendalikan.
Itulah tiga kemampuan pebisnis yang sebaiknya Anda miliki agar Anda siap menghadapi inflasi dan kondisi ekonomi yang tidak pasti. Catat segala hal detail mengenai rencana Anda dan apa yang terjadi di dalam sebuah handbook, kemudian pelajari perubahan perilaku konsumen dan pikat mereka dengan barang promosi, lalu tingkatkan terus kemampuan Anda dalam mengelola risiko.
Sukses selalu dalam perjalanan bisnis Anda! Jangan lupa untuk memberikan merchandise dan barang promosi menarik kepada konsumen Anda sebagai sarana promosi yang jauh lebih murah dan efektif untuk menjangkau mereka!
