Kenali 4 Jenis Kepribadian Manusia

  • Post author:
  • Post category:Blog
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:6 mins read
jenis kepribadian manusia
Image by Piki Superstar from Freepik

Bisa jadi Anda telah melakukan riset, menetapkan target penjualan, dan melakukan kampanye pemasaran yang oke banget. Tapi jika Anda belum memahami jenis kepribadian manusia yang dimiliki konsumen (dan juga Anda), ada kemungkinan target Anda akan meleset. 

Kunci agar target penjualan Anda tercapai dapat melalui beraneka ragam cara. Namun salah satu cara paling efektif agar hubungan antara Anda dan konsumen terjalin mesra yaitu melalui pemahaman terhadap jenis kepribadian dominan yang mereka miliki. 

Menurut Salesforce, sebanyak 51% penjualan yang berhasil diawali oleh hubungan baik yang terbangun sejak awal. 

Sementara itu menurut Pew Research, sebanyak 84% pembeli ingin mendapatkan barang atau jasa dari seseorang atau brand yang telah mereka kenali dan percaya. 

Hubungan baik dan rasa percaya ini bisa didapatkan dari sejauh mana Anda memahami kepribadian mereka sebagai manusia.

Ada Berapa Jenis Kepribadian Manusia?

Dilansir dari asicentral.com, ada empat jenis kepribadian manusia yang membantu Anda lebih memahami bagaimana cara konsumen Anda melakukan pembelian. 

Empat kepribadian itu adalah:

  • Asertif (Assertive)
  • Ramah (Amiable)
  • Ekspresif (Expressive)
  • Analitis (Analytic)

Jenis kepribadian berbeda akan menghasilkan perilaku berbeda pula. Misalnya seseorang yang asertif cenderung membuat keputusan pembelian yang cepat. Sementara mereka yang ramah ingin mencari persetujuan dari banyak orang terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. 

Namun perlu Anda ketahui, tipe kepribadian ini kemungkinan besar tidak hanya satu jenis saja dimiliki oleh seseorang. Sebab ada kombinasi di dalamnya. Sehingga Anda akan sering menemui seseorang dengan kepribadian dominan yang utama, diikuti oleh pola kepribadian lainnya yang tidak terlalu dominan. 

Mari selidiki lebih jauh keempat jenis kepribadian manusia ini agar Anda lebih paham bagaimana cara melakukan pendekatan kepada konsumen dan juga orang lain. Dengan begitu Anda bisa menyusun strategi yang lebih sesuai agar bisnis Anda semakin moncer. 

Asertif

Seseorang yang asertif adalah mereka yang cenderung mudah menentukan keputusan dan melihat sesuatu dari sudut pandang objektif. Mereka tidak terlalu suka menjalin hubungan mendalam secara personal bersama sales. 

Mereka menghargai rasa percaya, namun di sisi lain mereka juga kurang suka menghabiskan waktu secara personal bersama Anda. Mereka apa adanya, tidak suka basa-basi, berbicara dengan jelas dan ingin agar Anda memberikan apa yang Anda janjikan. 

Jadi, ketika Anda memiliki konsumen dengan kepribadian asertif, maka pastikan agar Anda melakukan segalanya seefisien mungkin. Juga Anda harus mampu menepati janji. Misalnya Anda memberikan janji “Siap antar dalam 30 menit,” maka itulah yang harus Anda wujudkan. 

Ramah

Jenis kepribadian manusia berikutnya adalah ramah (Amiable) atau disebut juga sebagai kepribadian ‘kolaboratif.’ 

Berbeda dengan mereka yang asertif, seseorang dengan kepribadian ramah ingin menjalin hubungan mendalam bersama orang lain. Jadi sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan produk atau jasa dari penjual yang mereka sukai. 

Mereka menghargai hubungan pribadi yang mendalam, rasa percaya dan empati. Jadi tidak heran apabila pada awalnya mereka ingin menjalin hubungan lebih mendalam terlebih dahulu bersama penjual. Setelah itu mereka mencari saran dari orang lain mengenai keputusan yang akan diambil. 

Proses pembelian mungkin akan lebih lama, namun akan berjalan lebih santai. Namun karena mereka cenderung menikmati proses yang bertahap, maka sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba dan terlalu cepat akan membuat mereka enggan. 

Cara penjualan yang hard-sales kurang tepat untuk mereka. Lebih baik Anda berkomunikasi terlebih dahulu, tunjukkan brand Anda, value yang Anda miliki dan menjadi pendengar yang baik. 

Ekspresif

Serang CEO dan co-founder dari peralatan memancing Dangler bernama Harry Hughes mengungkapkan kepribadian ekspresif adalah mereka yang “ceria, supel dan semangat.” 

Orang dengan kepribadian ekspresif ingin menjalin hubungan bersama penjual di saat itu juga. Mereka adalah pemain tim dan senang membangun hubungan yang baik dan menyenangkan. 

Akan tetapi mereka mudah bosan dengan detail teknis yang terlalu rumit. Maka dari itu jika Anda ingin menjual kepada mereka, Anda tidak perlu menjelaskan spesifikasi produk terlalu rinci. Lebih baik Anda membangun rasa percaya bersama mereka. Mereka juga lebih menyukai hal-hal yang menyentuh emosi. Berikanlah kisah atau sesuatu yang mampu menyentuh sisi kemanusiaan. Sehingga mereka akan ‘jatuh hati’ pada penawaran Anda.

Analitis

Sementara itu kepribadian analitis adalah mereka yang cenderung hati-hati, serius dan perfeksionis. Mereka cenderung melakukan analisa sangat mendalam terhadap produk atau jasa yang mereka terima. 

Cara efektif untuk menjalin hubungan bersama orang analitis yaitu dengan cara memberikan data-data rinci kepada mereka. Sebab mereka menyukai poin-poin terperinci mengenai apa saja yang dapat Anda berikan kepada mereka. Semakin detail informasi dari Anda, semakin mudah bagi mereka untuk memutuskan. 

Orang analitis tidak emosional dan lebih menyukai statistik serta angka. Maka dari itu, untuk ‘merayu’ mereka bukan dengan kata-kata manis. Melainkan melalui data, fakta dan grafik. Mereka tidak suka berbasa basi sehingga Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk beramah tamah. Berikan saja fakta secara rinci, kemudian mereka akan mempelajarinya dengan seksama. 

Barang Promosi untuk Jenis Kepribadian Manusia yang Berbeda

Apapun jenis kepribadian yang dimiliki oleh konsumen Anda, ada sesuatu yang akan diterima oleh siapa saja. Sesuatu itu berupa hadiah, giveaway, atau barang promosi. Siapapun orangnya, tidak akan ada yang menolak ‘gratisan’ atau hadiah. 

Barang promosi yang Anda berikan bisa berbentuk apa saja. Mulai dari tote bag, kaos, payung, sampai benda-benda berteknologi terkini seperti wireless speaker atau wireless headphone. Dengan memberikan barang promosi, mereka bisa memiliki sesuatu dari brand Anda. 

Orang asertif akan merasa mendapatkan nilai tambah dari apa yang Anda janjikan. Sementara itu seseorang dengan kepribadian ramah akan merasa hubungan emosional yang lebih mendalam bersama brand Anda. 

Barang promosi dengan desain yang menawan bisa menambah keceriaan dan semangat dari konsumen Anda yang berkepribadian ekspresif. Mereka akan dengan bangga memamerkan hadiah yang mereka terima. Lalu bagi orang dengan kepribadian analitis, barang promosi yang mereka dapatkan akan menjadi poin penting ke dalam pertimbangan mereka. 

Baca juga: Berikan “Bumbu” untuk Meningkatkan Daya Tarik Barang Promosi Anda

Yuk segera cetak dan dapatkan barang promosi bagi bisnis Anda! Rebut dan pikat hati semua jenis kepribadian manusia yang dimiliki oleh konsumen Anda dengan barang promosi customizable berkualitas!

Leave a Reply